Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Bulog Tulungagung Percepat Distribusi Bantuan Pangan dan Gelontorkan Beras SPHP, Jaga Stabilitas Harga di Pasar


 Tulungagung — Perum BULOG Kantor Cabang Tulungagung terus mempercepat penyaluran Bantuan Pangan Beras sekaligus mengoptimalkan distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan beras tetap aman di wilayah kerja yang meliputi Tulungagung, Blitar Raya, dan Trenggalek.


Pemimpin Cabang Perum BULOG Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga beras. Salah satunya melalui percepatan distribusi bantuan pangan serta penguatan penyaluran beras SPHP ke pasar tradisional, ritel modern, hingga Gerakan Pangan Murah (GPM).


Ia menjelaskan, hingga awal Juni 2026, stok beras nasional yang dikelola Bulog mencapai sekitar 5,3 juta ton. Sementara itu, khusus Cabang Tulungagung menguasai stok sekitar 85 ribu ton yang dinilai sangat cukup untuk mendukung program bantuan pangan maupun stabilisasi harga di lapangan.


Hingga 8 Juni 2026, realisasi penyaluran bantuan pangan di empat wilayah kerja telah mencapai 55,72 persen atau sekitar 260 ribu Penerima Bantuan Pangan (PBP) dari target 465 ribu PBP. Untuk wilayah Tulungagung sendiri, penyaluran telah menyentuh sekitar 85 ribu PBP dari target 150 ribu PBP dan ditargetkan rampung 100 persen sebelum akhir Juni 2026.


Selain itu, Bulog juga terus menggencarkan distribusi beras SPHP melalui berbagai kanal resmi agar masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga terjangkau. Pemerintah menilai kombinasi antara bantuan pangan dan SPHP ini efektif menjaga keseimbangan pasokan serta meredam tekanan harga di tingkat konsumen.


“Stok beras sangat mencukupi dan masyarakat tidak perlu khawatir. Kami akan terus memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga beras tetap terjaga,” tegas Yonas.

Operasi Patuh 2026, Polisi Intensifkan Penindakan Pelanggaran Melalui Kamera ETLE

 


Beritatulungagung - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur bersama jajaran wilayah akan menggelar Operasi Patuh 2026 secara serentak pada 8–21 Juni 2026. Operasi ini menjadi langkah penegakan hukum sekaligus edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas di jalan raya.


Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Mohammad Taufik N, mengatakan Operasi Patuh 2026 tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan upaya preventif dan persuasif. Penerapan sistem tilang elektronik (ETLE) menjadi dominasi dengan porsi 60 persen, disusul tilang manual 30 persen, serta teguran simpatik 10 persen kepada pelanggar.


"Nanti kami akan memaksimalkan penindakan pelanggaran terutama yang kasat mata. Penindakannya nanti lebih banyak pakai ETLE, baik itu statis, mobile maupun handheld," kata AKP Mohammad Taufik, Sabtu (6/6/2026). 


Sejumlah pelanggaran yang menjadi sasaran utama di antaranya penggunaan pelat nomor tidak sesuai aturan atau dimodifikasi, melawan arus, penggunaan ponsel saat berkendara, tidak memakai helm SNI atau sabuk keselamatan, hingga pelanggaran batas kecepatan dan pengendara di bawah umur tanpa SIM.


Melalui operasi ini, kepolisian berharap tercipta budaya tertib berlalu lintas yang lebih kuat di masyarakat. Keselamatan di jalan diharapkan menjadi kesadaran bersama demi menekan angka kecelakaan dan mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.


"Masyarakat para pengguna jalan kami imbau untuk tertib dan mematuhi aturan lalu lintas. Operasi ini tujuan utamanya adalah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas," ujarnya. 

Kabar Baik! Kemensos Buka Lowongan 5.127 Formasi PPPK Tendik Sekolah Rakyat 2026


Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) resmi membuka seleksi pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Tenaga Kependidikan (Tendik) di lingkungan Sekolah Rakyat. Langkah besar ini diambil sebagai tindak lanjut dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 guna mengoptimalkan pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Jika Anda memiliki jiwa sosial yang tinggi dan ingin berkontribusi langsung bagi pendidikan anak-anak bangsa, ini adalah peluang emas yang tidak boleh dilewatkan. Mari simak informasi lengkap mengenai formasi, persyaratan, hingga jadwal pendaftarannya di bawah ini!

FORMASI DAN TUGAS JABATAN YANG DIBUKA

Tahun ini, Kemensos membuka total 5.127 formasi yang tersebar di empat wilayah penempatan di seluruh Indonesia. Berikut adalah rincian jabatan, tugas, serta kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan[cite:

1. Wali Asuh (Penata Layanan Operasional) – 3.191 Formasi

   - Tugas: Melakukan pengasuhan, pendampingan, bimbingan, pembinaan, serta monitoring perkembangan peserta didik di Sekolah Rakyat.

   - Kualifikasi: S-1/D-IV Kesejahteraan Sosial, Bimbingan Konseling, Psikologi, Pendidikan Luar Biasa, Pendidikan Luar Sekolah, atau S-1/D-IV Semua Jurusan (khusus wilayah IV). 

2. Wali Asrama (Penata Layanan Operasional) – 1.343 Formasi

   - Tugas: Menyusun rencana kegiatan, penyiapan sarana dan prasarana keasramaan peserta didik, pengawasan aktivitas harian, kemandirian, kedisiplinan dan tata tertib, serta mendukung pelaksanaan kegiatan pembinaan peserta didik pada Sekolah Rakyat.

   - Kualifikasi: S-1 Semua Jurusan/D-IV Semua Jurusan.

3. Operator Sekolah (Pengelola Layanan Operasional) – 182 Formasi

   - Tugas: Pengumpulan, pengolahan dan pendokumentasian serta penginputan data Sekolah.

   - Kualifikasi: D-III Semua Jurusan.

4. Pengelola Keuangan (Pengelola Layanan Operasional) – 226 Formasi

   - Tugas: Melakukan pengumpulan, pengelolaan dan pengolahan data, informasi, bahan dan materi sesuai dengan tugas terkait di bidang pengelolaan dan tatalaksana keuangan instansi pemerintah.

   - Kualifikasi: D-III Semua Jurusan.

5. Tenaga Administrasi (Operator Layanan Operasional) – 185 Formasi

   - Tugas: Melaksanakan tugas pencatatan, pendokumentasian bahan, dokumen umum dan atau layanan administrasi lainnya.

   - Kualifikasi: SLTA/Sederajat.

SIAPA SAJA YANG BISA MELAMAR?

Kemensos membuka kesempatan ini untuk dua kategori pelamar, yaitu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di lingkungan Kemensos dan Pelamar Umum. 

Persyaratan Utama:

* Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

* Usia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi 45 tahun.

* Tidak pernah dipidana penjara 2 tahun atau lebih.

* Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai ASN, TNI, Polri, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

* Tidak berkedudukan sebagai CPNS, PNS, PPPK, TNI, atau Polri.

* Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.

* Bagi lulusan S-1, D-IV, dan D-III: Akreditasi jurusan minimal B dengan IPK minimal 3,10.

* Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

* Bersedia bekerja secara sif, bertempat tinggal di sekitar sekolah rakyat dan/atau diprioritaskan tinggal di asrama Sekolah Rakyat.

* Sehat jasmani, rohani, bebas NAPZA, dan memiliki catatan kepolisian yang bersih (SKCK) yang diserahkan saat pengangkatan.

PEMBAGIAN WILAYAH PENEMPATAN

Pendaftaran dibatasi hanya untuk satu formasi jabatan dan satu wilayah penempatan. 

Wilayah tersebut dibagi menjadi:

* Wilayah I: Provinsi Aceh, Bengkulu, Jambi, Kepulauan Riau, Lampung, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.

* Wilayah II: Provinsi Bali, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Daerah Khusus Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

* Wilayah III: Provinsi Gorontalo, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara.

* Wilayah IV: Provinsi Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Selatan, dan Papua Tengah.

TATA CARA PENDAFTARAN & DOKUMEN YANG DIPERLUKAN

Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi BKN di laman https://sscasn.bkn.go.id. 

Dokumen yang Wajib Diunggah (Scan Berwarna Asli, Format PDF/JPG):

* Pas foto formal digital terbaru dengan latar berwarna merah.

* Pindai berwarna surat lamaran yang telah dibubuhi meterai/e-Meterai dan ditandatangani.

* Pindai berwarna surat pernyataan 10 pernyataan yang telah dibubuhi meterai/e-Meterai dan ditandatangani.

* Pindai berwarna Ijazah asli dan Transkip Nilai asli sesuai dengan persyaratan jabatan.

* Pindai berwarna sertifikat akreditasi jurusan/program studi asli apabila akreditasi tidak tercantum didalam ijazah atau transkrip nilai.

* Pindai berwarna asli Sertifikat Sumber Daya Manusia Kesejahteraan Sosial (bagi yang memiliki).

CATATAN PENTING: Pastikan hasil scan dokumen Anda berwarna (bukan hitam putih atau fotokopi), jelas, terbaca, dan file tidak rusak agar tidak gugur dalam seleksi administrasi!

JADWAL PENTING SELEKSI PPPK KEMENSOS 2026

Proses seleksi terdiri dari seleksi administrasi, seleksi kompetensi dengan CAT BKN, dan Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT). Berikut adalah agenda lengkapnya:

1. Pengumuman Seleksi: 3 – 15 Juni 2026

2. Pendaftaran Seleksi: 8 – 14 Juni 2026

3. Seleksi Administrasi: 8 – 16 Juni 2026

4. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 17 Juni 2026

5. Masa Sanggah Seleksi Administrasi: 18 Juni 2026

6. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Setelah Sanggah: 19 - 20 Juni 2026

7. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi dengan CAT BKN: 26 Juni – 5 Juli 2026

8. Pengumuman Hasil Kelulusan: 9 Juli 2026

9. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Tambahan: 13 – 19 Juli 2026

10. Pengumuman Hasil Kelulusan Seleksi Kompetensi Tambahan: 22 Juli 2026

11. Pengisian Daftar Riwayat Hidup dan Pemberkasan: 28 Juli – 11 Agustus 2026

Jadwal di atas bersifat tentatif dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai pengumuman pada laman resmi.

INGAT: SEMUA PROSES GRATIS!

Kementerian Sosial menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi PPPK ini tidak dipungut biaya apa pun. Hati-hati terhadap segala modus penipuan yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang. Keputusan Panitia Seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan pantau secara berkala di situs resmi https://kemensos.go.id atau media sosial resmi Kementerian Sosial RI. 

Persiapkan diri Anda sebaik mungkin dan semoga sukses!

Puluhan Dusun di Tulungagung Rawan Kekeringan Ekstrem

 


Tulungagung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung mulai menyiapkan langkah antisipasi menghadapi musim kemarau dan potensi kekeringan pada tahun 2026. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyiapkan armada distribusi air bersih serta puluhan tandon air yang siap ditempatkan di wilayah terdampak.


Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Sudarmaji, mengatakan pihaknya telah mendapat arahan dari Bupati Tulungagung agar kesiapsiagaan dilakukan sejak dini. BPBD telah menyiapkan skema dropping air bersih apabila masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air selama musim kemarau.


"Untuk kekeringan memang kita dari BPBD sudah sesuai perintah Pak Bupati harus siap dari awal. Khususnya untuk dropping air dan tandon apabila warga membutuhkan," ujar Sudarmaji.


BPBD menyiapkan sekitar 50 unit tandon berkapasitas 1.200 liter. Distribusi bantuan akan dilakukan berdasarkan laporan dan surat permohonan dari pemerintah desa yang wilayahnya mengalami kekeringan.


Menurut Sudarmaji, hingga saat ini belum ada pengajuan bantuan air bersih dari desa-desa. Namun BPBD terus memantau perkembangan kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan maupun desa.


Selain kesiapsiagaan menghadapi kekeringan, BPBD juga menyiapkan peralatan penanganan bencana lain yang berpotensi terjadi pada musim kemarau maupun peralihan musim, seperti tanah longsor. Sejumlah peralatan dan material, termasuk bronjong, telah disiapkan untuk penanganan darurat.


Berdasarkan data BPBD Tulungagung tahun 2026, terdapat sedikitnya 20 dusun di sejumlah kecamatan yang masuk dalam peta potensi kekeringan. Wilayah tersebut tersebar di Kecamatan Kalidawir, Besuki, Pucanglaban, Campurdarat, Rejotangan, Tanggunggunung, Bandung, Pagerwojo, hingga Gondang.


Beberapa wilayah yang masuk kategori sangat kering (K2) antara lain Dusun Dawung dan Darungan di Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir; Dusun Kasrepan di Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban; serta empat dusun di Desa Kresikan, Kecamatan Tanggunggunung yakni Kaliwungu, Kembangan, Ngesah, dan Tumpak Kambil. Selain itu, Dusun Pakisrejo dan Jinggring di Desa Pakisrejo serta Dusun Bakalan dan Ngayem di Desa Tenggarejo juga masuk kategori sangat kering.


Sementara wilayah kategori kering (K1) tersebar di Dusun Joho, Kecamatan Kalidawir; Dusun Besuki di Kecamatan Besuki; Dusun Popoh dan Soireng di Kecamatan Besuki; sejumlah dusun di Kecamatan Pucanglaban, Campurdarat, Rejotangan, Bandung, Pagerwojo, hingga Gondang. Sedangkan kategori kering ekstrem (K3) pada pemetaan tahun ini belum tercatat.


Sebagian besar wilayah rawan kekeringan berada di kawasan perbukitan dan pegunungan, khususnya Kecamatan Sendang, Pagerwojo, Pucanglaban, Tanggunggunung, dan sebagian wilayah selatan Tulungagung. Sudarmaji menjelaskan, sejumlah sumur bantuan yang sebelumnya dibangun oleh berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri, masih berfungsi dengan baik sehingga diharapkan mampu mengurangi kebutuhan dropping air bersih.


"Kami masih menunggu laporan dari desa dan kecamatan. Sampai saat ini bantuan sumur yang sudah dibangun masih berfungsi. Nanti kalau ada wilayah yang mengalami kekeringan dan membutuhkan suplai air, BPBD siap melakukan pengiriman," pungkasnya.

Tuntut Kesetaraan Status dan Kesejahteraan, Ratusan Guru Swasta Tulungagung Bertolak ke DPR RI


Tulungagung – Ratusan guru yang tergabung dalam Pengurus Daerah Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PD PGSI) Kabupaten Tulungagung bersiap bertolak menuju Gedung DPR RI di Jakarta. Aksi yang dikemas sebagai agenda silaturahim nasional ini bertujuan untuk menyuarakan aspirasi terkait kesetaraan nasib, status, dan kesejahteraan guru swasta.


Ketua PD PGSI Tulungagung, Nur Qomarudin, mengungkapkan bahwa selama ini terdapat mispersepsi dan dikotomi yang kuat di dalam regulasi kedinasan. Guru honorer sering kali hanya diidentikkan dengan mereka yang mengabdi di sekolah negeri. Sementara itu, guru-guru yang mengajar di bawah yayasan, sekolah swasta, maupun madrasah swasta seolah dikesampingkan.


"Kami mengagendakan agar dalam amandemen undang-undang nanti, pengelolaan guru bisa berada dalam satu komando, satu manajemen, dan satu sistem, yaitu Guru Indonesia. Tidak ada lagi dikotomi antara guru negeri, swasta, honorer, maupun yayasan," ujar Nur Qomarudin saat ditemui sebelum keberangkatan.


Soroti Diskriminasi Jalur Pengangkatan ASN


Nur Qomarudin menilai, sistem rekrutmen ASN (termasuk P3K) saat ini masih belum berpihak secara adil kepada guru swasta. Guru di sekolah negeri bisa mendapatkan afirmasi atau kemudahan melalui basis data (database) yang ada. Sebaliknya, guru swasta yang bahkan sudah mengabdi selama puluhan tahun tetap harus bertarung melalui jalur umum.


"Guru-guru yang sudah sepuh (tua) dan berpengalaman 20 hingga 25 tahun harus bersaing di jalur umum melawan lulusan baru yang masih muda. Dari sisi akademik tertulis tentu berbeda, padahal dari segi pengalaman mengajar di lembaga, guru-guru senior ini jauh lebih unggul. Di sinilah kami menuntut adanya kesetaraan," tegasnya.


Selain masalah regulasi ASN, PGSI juga menyoroti rumitnya pengelompokan guru saat ini yang dinilai rancu. Mulai dari status guru *non-sertifikasi*, *sertifikasi non-inpassing*, hingga *sertifikasi inpassing* yang hanya menyetarakan golongan tanpa memberikan tunjangan penuh. PGSI mendesak pemerintah agar mempermudah akses sertifikasi bagi guru yang belum terdaftar sebagai langkah awal perbaikan kesejahteraan.


Luruskan Wacana Penghapusan Honorer 2027


Ketika disinggung mengenai isu penghapusan guru honorer pada tahun 2027, Nur Qomarudin mencoba meluruskan kekhawatiran yang berkembang di masyarakat. Berdasarkan informasi yang ia pelajari dari rilis Kemenpan RB dan Dirjen terkait, target tahun 2027 bukan berarti mendepak para guru honorer yang ada.


"Sepemahaman kami, maksudnya adalah menargetkan agar pada tahun 2027 status guru honorer itu sudah habis karena semuanya sudah diangkat (menjadi ASN/P3K). Bukan ditendang keluar, terutama bagi mereka yang memang sudah masuk ke dalam database Dapodik atau Simpatika," jelasnya.


Kendati demikian, ia tidak menampik bahwa jumlah guru honorer di Tulungagung baik di bawah naungan Dinas Pendidikan maupun Kemenag yang belum masuk Dapodik atau Simpatika masih sangat banyak. Hal ini pula yang menjadi salah satu poin perjuangan mereka di tingkat pusat.


Sembilan Organisasi Profesi Siap Kepung Jakarta


Keberangkatan massa dari Tulungagung ini diperkirakan membawa sekitar 110 peserta dengan menggunakan armada dua bus, yang mana koordinasinya telah dilaporkan ke Polres setempat.


Aksi yang rencananya digelar pada tanggal 20 Mei ini tidak hanya diikuti oleh PGSI. Nur Qomarudin menyebut ada sekitar 9 organisasi profesi guru sejenis—seperti PGMM dan FGSNI—yang akan melebur bersama di Jakarta untuk menyuarakan tuntutan yang sama. Sementara itu, organisasi PGRI dipastikan tidak ikut dalam koalisi aksi kali ini.

Yonif TP/886 Panjalu Jayati Tulungagung Targetkan Pembangunan Markas Rampung Akhir 2026


 Tulungagung – Satuan baru jajaran TNI Angkatan Darat, Batalyon Infanteri (Yonif) Teritorial Pembangunan (TP) 886 Panjalu Jayati, terus dikebut proses pembangunannya di wilayah Pucanglaban, Tulungagung. Satuan unik ini diproyeksikan tidak hanya sebagai kekuatan tempur, tetapi juga sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat di pesisir selatan Jawa Timur.


Komandan Yonif TP/886 Panjalu Jayati, Mayor Inf Mohammad Isa, mengungkapkan bahwa saat ini progres fisik pembangunan markas telah mencapai 7 persen. Pihaknya menargetkan seluruh fasilitas dapat terwujud 100 persen pada Desember 2026 mendatang. Saat ini, pembangunan difokuskan pada infrastruktur dasar seperti rumah jaga, markas batalyon, barak prajurit, kantor kompi, hingga perumahan.


"Pendirian batalyon di sini bertujuan untuk menggelar kekuatan Angkatan Darat, mengingat wilayah selatan Jawa Timur masih sangat sedikit satuan infanteri yang meng-cover daerah tersebut," ujar Mayor Inf Mohammad Isa saat memberikan keterangan di area marshaling, Manding.


Miliki Empat Kompi Produksi Khusus

Berbeda dengan batalyon infanteri pada umumnya, Yonif TP/886 memiliki keunggulan dengan adanya empat kompi produksi tambahan di luar kompi tempur standar. Keempatnya meliputi kompi peternakan, pertanian, seni konstruksi, dan kesehatan. Kehadiran kompi-kompi ini merupakan bagian dari program Presiden untuk membantu memperkuat perekonomian lokal.


Batalyon yang berdiri di atas lahan seluas 60 hektar di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung (dari total cadangan lahan AD seluas 1.200 hektar). Saat ini, Yonif TP/886 telah diperkuat oleh 651 personel yang terdiri dari perwira, bintara, dan tamtama, atau sekitar 60 persen dari total target kapasitas personel (TOP) sebanyak 1.190 orang. Kehadiran satuan ini diharapkan menjadi angin segar bagi keamanan dan kemajuan ekonomi masyarakat di Tulungagung selatan.


#beritatulungagung #tulungagung 

Toko Dibobol Maling, Rp 100 Juta Lenyap

 

Tulungagung - Dugaan pencurian uang tunai sebesar Rp100 juta terjadi di Desa Serut, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Kamis (26/02/2026) pagi. Kasus ini kini ditangani Unit Reskrim Polsek Boyolangu, Polres Tulungagung.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 06.30 WIB, saat korban hendak membuka tokonya. Korban mendapati meja kasir sudah bergeser dan laci dalam kondisi terbuka.

Kasihumas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto, mengatakan setelah dicek, uang tunai yang sebelumnya disimpan di dalam laci kasir telah raib. “Korban mendapati uang tunai yang disimpan di laci kasir hilang. Total kerugian ditaksir sekitar Rp100 juta,” ujarnya.

Dari hasil olah TKP, petugas mengamankan barang bukti berupa meja laci kasir dan sebuah linggis kecil yang diduga digunakan pelaku untuk membongkar tempat penyimpanan uang. Polisi menduga kasus ini merupakan pencurian dengan pemberatan karena ada unsur perusakan.

“Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Kami juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika mengetahui aktivitas mencurigakan,” pungkas Iptu Nanang Murdiyanto

Sementara itu dari rekaman CCTV, pelaku masuk ke toko pukul 00.37 WIB. Pelaku langsung mengarah ke kasir dan menguras uang tunai Rp100 juta yang tersimpan di laci. 

foto istimewa

#beritatulungagung #tulungagung 

BPKAD Tulungagung Siapkan Rp54,5 Miliar untuk Gaji ke-14 ASN hingga DPRD, Cair Maret

 


Tulungagung - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tulungagung memastikan anggaran gaji ke-14 bagi aparatur sipil negara (ASN) hingga anggota DPRD telah disiapkan dalam APBD 2026. Pencairan direncanakan pada Maret 2026 sebelum cuti bersama Idulfitri, yang diperkirakan dimulai 18 Maret.


Kepala BPKAD Tulungagung, Dwi Hari Subagyo, mengatakan total kebutuhan anggaran untuk gaji ke-14 mencapai sekitar Rp54,5 miliar. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi 7.144 ASN, 3.113 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K), 5.400 tenaga paruh waktu, serta 50 anggota DPRD Tulungagung.


“Insyaallah sebelum cuti bersama, gaji ke-14 sudah dicairkan. Total kebutuhan kita secara global sekitar Rp54,5 miliar dan diberikan sebesar satu kali gaji penuh,” ujarnya.


Ia menjelaskan, gaji ke-14 berbeda dengan gaji ke-13. Jika gaji ke-13 biasanya diberikan saat tahun ajaran baru, maka gaji ke-14 dicairkan menjelang Hari Raya Idulfitri. Alokasi anggaran tersebut khusus untuk pegawai non guru. Para guru akan ada tambahan transfer dari pemerintah pusat di luar skema yang dianggarkan melalui APBD.


Dwi menambahkan, tenaga paruh waktu juga mendapatkan gaji ke-14 sesuai aturan pemerintah pusat. Namun besarannya menyesuaikan penghasilan masing-masing, yang bervariasi antara Rp350 ribu hingga Rp1 juta per bulan, tergantung organisasi perangkat daerah (OPD) tempat bertugas.


Selain gaji ke-14, ASN dan P3K juga akan menerima tunjangan kinerja (Tukin) pada bulan yang sama dengan total anggaran sekitar Rp11 miliar. Tukin diberikan kepada PNS dan P3K, sedangkan tenaga paruh waktu tidak menerima tunjangan tersebut.


“Untuk ASN dan P3K yang penuh waktu, selain gaji bulanan tetap, mereka juga menerima gaji ke-14 dan Tukin. Sementara untuk guru, THR-nya ada tambahan dari pusat,” pungkasnya.

Jelang Imlek 2026, Umat Klenteng Tjoe Tik Kiong Pasang 250 Lampion


 Tulungagung - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 yang jatuh pada 17 Februari 2026, umat di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Tulungagung, Jawa Timur, mulai menggelar berbagai rangkaian ritual keagamaan. Salah satunya adalah sembahyang Sang Sin, sebagai bentuk penghormatan kepada para dewa yang dipercaya naik ke nirwana sebelum perayaan Imlek.

Ritual Sang Sin menjadi penanda dimulainya persiapan Imlek di klenteng tersebut. Usai sembahyang, sebanyak 250 lampion merah yang telah dipersiapkan langsung dipasang di seluruh kompleks klenteng. Lampion-lampion baru ini menggantikan lampion tahun sebelumnya yang warnanya telah memudar. 

"Semua diganti dengan yang baru," kata Tjio Jing Jing. 

Pemasangan lampion diawali di area serambi depan ruang utama yang menjadi tempat bersemayam Dewi Mak Co. Sementara itu, lampion-lampion lama yang telah diturunkan tidak dibuang, melainkan dibagikan kepada warga yang menginginkannya.

Bioma Klenteng Tjoe Tik Kiong, Tjio Jing Jing, menjelaskan bahwa pemasangan lampion merah menjelang Imlek memiliki makna mendalam. Warna merah melambangkan rezeki dan kesuksesan, sedangkan cahaya lampion menjadi simbol pencerahan, harapan masa depan, serta penjaga keharmonisan keluarga.

Selain ritual Sang Sin, tradisi lain yang juga rutin dilakukan adalah ayak abu hio swa atau mengayak abu dupa di dalam bokor (ding). Tradisi ini menjadi bagian dari prosesi bersih-bersih klenteng menjelang Imlek.

"Kalau menjelang Imlek, kita memang tradisinya harus bersih-bersih. Jadi nanti kalau kita sudah Imlek, kita tidak boleh bersih-bersih. Kita menyapu pun juga enggak boleh," jelasnya. 

Menurut Tjio Jing Jing, prosesi ayak abu baru dapat dilakukan setelah para dewa naik ke nirwana, yakni beberapa hari sebelum Tahun Baru Imlek. Di Klenteng Tjoe Tik Kiong terdapat 20 altar dengan 20 bokor abu dupa. Proses pengayakan dilakukan satu per satu karena abu dari masing-masing altar tidak boleh tercampur.

Setelah dibersihkan dari benda-benda asing, terutama sisa gagang dupa, abu yang telah diayak kemudian dikembalikan ke dalam bokor dan ditempatkan kembali di altar masing-masing. Tradisi ayak abu ini bertujuan sebagai simbol penyucian diri, membersihkan pikiran buruk, membuang dosa, serta memohon keberuntungan dan harapan baru dalam menyambut Tahun Baru Imlek dengan hati yang bersih.

Tahun Baru Imlek 2577 jatuh pada 17 Februari 2026 hingga 5 Februari 2027. Imlek tahun ini masuk Shio Kuda Api melambangkan kekuatan, optimisme, semangat juang, dan kemakmuran. 



Kejari Tulungagung Luncurkan Maskot “Super Jaksa”, Kenalkan Hukum Sejak Usia Dini

 

Tulungagung – Kejaksaan Negeri Tulungagung resmi meluncurkan Program “Super Jaksa” lengkap dengan maskot “Adhi dan Yaksa” pada Selasa, 10 Februari 2026. Peluncuran dilakukan dalam kegiatan penyuluhan hukum yang diikuti sekitar 100 siswa TK Al-Gontory, Kabupaten Tulungagung.

Program ini mengusung jargon “Penegak Keadilan, Pembasmi Kejahatan” sebagai bentuk pengenalan peran jaksa kepada anak-anak dengan pendekatan yang ramah dan mudah dipahami. Dua maskot diperkenalkan, yakni Super Jaksa Boy “Adhi” dan Super Jaksa Girl “Yaksa”.

Adhi digambarkan sebagai sosok jaksa yang memegang tameng dan pedang, melambangkan keteguhan dalam menegakkan kebenaran. Sementara Yaksa digambarkan memegang timbangan sebagai simbol keadilan dalam setiap pelaksanaan kewenangan.

Kepala Kejaksaan Negeri Tulungagung menyampaikan, kehadiran maskot tersebut bertujuan menjadi media komunikasi yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan hukum kepada anak usia dini. “Melalui simbol yang energik dan bersahabat, kami ingin anak-anak mengenal profesi jaksa secara sederhana sekaligus menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap hukum sejak dini,” ujarnya.

Maskot “Super Jaksa” akan digunakan dalam berbagai kegiatan edukasi hukum, seperti program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dan kampanye antikorupsi untuk anak usia dini. Kehadiran ikon ini diharapkan dapat menarik minat pelajar serta masyarakat luas untuk lebih memahami pentingnya kesadaran hukum sejak dini.

Melalui inovasi ini, Kejaksaan Negeri Tulungagung menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi institusi penegak hukum yang modern, profesional, dan terpercaya. Langkah tersebut sejalan dengan semangat Reformasi Birokrasi dan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Intinya : 

- Peluncuran Program Edukasi Hukum Anak – Kejari Tulungagung memperkenalkan “Super Jaksa” kepada 100 siswa TK sebagai upaya membangun kesadaran hukum sejak dini.

- Simbol Nilai Keadilan dan Keteguhan – Maskot Adhi dan Yaksa merepresentasikan keberanian, kebenaran, dan keadilan dalam penegakan hukum.

- Komitmen Reformasi dan Pelayanan Publik – Program ini menjadi bagian transformasi menuju institusi yang profesional, modern, dan berintegritas.

Resmikan Office & Market Parfum di Tulungagung, Armora Gelar Bazar Pangan Murah Jelang Ramadan

 


Tulungagung — Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Aromora menggelar kegiatan sosial berupa pasar sembako murah yang dipadukan dengan peresmian kantor dan market parfum terbarunya di Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat sejak pagi hari.

Lewat program pasar murah ini, Aromora membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah tren kenaikan harga bahan pangan. Berbagai komoditas dijual di bawah harga pasaran, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, mie instan, kecap, hingga sirup.

Pantauan di lokasi, ratusan warga memadati area kegiatan. Banyak di antara mereka langsung memborong paket sembako yang telah disiapkan panitia. Antrean tampak mengular sejak pagi, menandakan tingginya minat masyarakat.

“Semua produk di sini diskonnya sampai 25 persen. Jauh lebih murah dari harga di luar. Sangat membantu, apalagi sebentar lagi Ramadan,” ujar Dina, salah satu warga yang ikut berbelanja.

Salah satu produk yang paling diburu adalah paket mie instan isi lima yang dijual dengan harga khusus. Penawaran ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang datang.

General Manager Aromora wilayah eks Karesidenan Kediri, Fahendra Sasmita, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat. Menurutnya, Ramadan adalah momen tepat untuk berbagi dan hadir lebih dekat dengan warga.

“Melalui pasar murah ini, kami ingin membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkenalkan Aromora lebih luas,” kata Fahendra.

Tak hanya pasar sembako, Aromora juga memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan produk parfum unggulannya. Beragam varian parfum untuk pria dan wanita ditampilkan, dengan keunggulan aroma tahan lama dan harga yang tetap ramah di kantong.

“Parfum Aromora awet, aromanya bisa bertahan berjam-jam. Pilihannya banyak dan harganya terjangkau,” tambahnya.

Fahendra juga menyebutkan bahwa produk Aromora bisa dibeli langsung di market maupun melalui platform digital dan media sosial resmi perusahaan, sehingga memudahkan konsumen tanpa harus datang ke lokasi.

“Kami berharap kehadiran Aromora lewat kegiatan sosial ini bisa memberi manfaat nyata. Semoga Aromora bisa memberi warna dan kontribusi positif bagi masyarakat Tulungagung, khususnya menjelang Ramadan,” tutupnya.

Meski tergolong pendatang baru di industri parfum Indonesia, Aromora optimistis mampu bersaing dengan brand lain lewat karakter aroma yang khas dan disukai semua kalangan.

Untuk wilayah eks Karesidenan Kediri, Aromora dikelola oleh Owner Siti Fatimah, General Manager Fahendra Sasmita, serta Direktur Pemasaran Yudha Prastiawan Kusuma.

Tabrakan Beruntun Gegara Jalan Berlubang, Pengendara Sepeda Motor di Tulungagung Meninggal Dunia

 


Tulungagung - Seorang pengendara sepda motor di Tulungagung meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan beruntun. Kecelakaan dipicu saat korban menghindari jalan berlubang. 

Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Mohammad Taufik Nabila, mengatakan kecelakaan beruntun tersebut melibatkan tiga kendaraan, Yamaha Nmax AG 2847 RCM yang dikendarai Kiky Arya Mellanika (25) warga Desa/Kecamatan Campurdarat, truk boks B 9175 SXU yang dikemudikan Catur Bambang Wibowo (35) warga Desa Sukowinangun Kecamatan/Kabupaten Magetan dan dump truk L 8140 UUB yang dikemudikan Agam Afrizal Kurniawan (20) warga Desa Surenlor, Kecamatan Bendungan, Trenggalek. 

"Kecelakaan bermula saat sepeda motor bergerak dari arah timur menuju ke barat, sedangkan dua truk berjalan searah di belakangnya," kata AKP M Taufik, Senin (2/2/2026). 

Saat di lokasi kejadian pengendara sepeda motor memperlambat laku kendaraan karena menghindari jalan berlubang, diikuti oleh mobil boks di belakannya. Namun kondisi tersebut membuat kaget pengemudi dump truk, sehingga terlambat melakukan pengereman. 

Akibatnya dump truk menabrak bagian belakang mobil boks dan terdorong menabrak pengendara sepeda motor. 

"Kecelakaan ini mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian," imbuhnya. 

Kasus tersebut saat ini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung. Ketiga kendaraan diamankan di kantor polisi untuk proses penyelidikan lebih lanjut. 


foto istimewa 


Kasatreskrim dan Sejumlah Pejabat Polres Tulungagung Dimutasi, Ini Daftarnya

 


Tulungagung- Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) dan pelantikan pejabat baru di halaman Mapolres Tulungagung, Jumat (30/1/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Tulungagung AKBP Ihram Kustarto.

Kasihumas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto, mengatakan mutasi merupakan hal yang wajar dalam tubuh organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran dan pembinaan karier personel.

“Mutasi ini adalah hal biasa di institusi Polri. Selain untuk penyegaran organisasi, juga sebagai bagian dari promosi dan pengembangan karier anggota,” kata Iptu Nanang.

Ia menjelaskan, para pejabat yang dimutasi ke Polres Tulungagung telah resmi dilantik dan menjalani serah terima jabatan pada hari ini.

“Hari ini seluruh pejabat yang dimutasi masuk ke Polres Tulungagung telah dilakukan sertijab dan pelantikan,” ujarnya.

Adapun sejumlah pejabat yang mengalami mutasi antara lain:

Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, Kabagops Polres Tulungagung, dimutasi menjadi Wakapolres Kediri Kota.

Kompol Maga Fidri Isdiawan, Kabagren Polres Tulungagung, dimutasi menjadi Kabagops Polres Tulungagung.

Kompol Pudji Widodo, Kabagren Polres Blitar, dimutasi menjadi Kabagren Polres Tulungagung.

Kompol Alpo Gohan, Kabag SDM Polres Tulungagung, dimutasi menjadi Kabagren Polres Blitar.

AKP L. Rahmad Budiarto, Kasikum Polres Tulungagung, dimutasi menjadi Kabag SDM Polres Tulungagung.

AKP Andik Prasetiyo, Kapolsek Gondang, dimutasi menjadi Kasikum Polres Tulungagung.

AKP Ahmad Makali, Kapolsek Kalangbret, dimutasi menjadi Kapolsek Gondang Polres Tulungagung.

Iptu Sugeng Haryono, Kanit 2 Satresnarkoba Polres Tulungagung, dimutasi menjadi PS Kapolsek Kalangbret.

AKP Ryo Pradana Novantri Elesdela Widiyanto, Kasatreskrim Polres Tulungagung, dimutasi menjadi Panit I Unit III Subdit III Ditressiber Polda Jatim.

Iptu Andi Wiranata Tamba, PS Kapolsek Sukosari Polres Bondowoso, dimutasi menjadi Kasatreskrim Polres Tulungagung.

Iptu Nanang menambahkan, jajaran pejabat yang baru diharapkan segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kapolres berpesan agar pejabat baru bisa langsung bekerja, meningkatkan kinerja satuan, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” pungkasnya.

Angin Kencang Terjang Desa Gesikan Pakel, Tujuh Bangunan Warga Rusak

 

Berita Tulungagung - Angin kencang melanda Desa Gesikan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, Kamis (29/1/2026) sore. Peristiwa itu menyebabkan kerusakan atap pada sejumlah rumah warga dan satu bangunan TPQ.

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Tulungagung, angin kencang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat kondisi cuaca berawan. Dampaknya, sedikitnya tujuh bangunan di Dusun Krajan, Desa Gesikan, mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda-beda.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerusakan mayoritas pada bagian atap rumah berupa asbes dan genteng,” kata Kepala BPBD Tulungagung Sudarmaji. 

Bangunan terdampak antara lain rumah milik Suyanto, Sumiran, Dadang, Yogi, Gami, serta satu bangunan TPQ dan rumah warga atas nama Cris. Kerusakan meliputi asbes lepas hingga puluhan lembar dan genteng yang jatuh dari atap.

#tulungagung #beritatulungagung

LDII Trenggalek Gelar Musda, Pilih Ketua Baru dan Tingkatkan Sinergi dengan Pemerintah

 


Trenggalek - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Lembaga Dahwah Islam Indonesia (LDII) Trenggalek menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-6 untuk memilih pemimpin baru. 


Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Bhawarasa Trenggalek tersebut diikuti oleh ratusan kader dari 14 kecamatan. 


Ketua LDII Trenggalek demisioner Suhariyanto, mengatakan dalam pemilihan kali ini terdapat dua kandidat yang akan maju untuk dipilih menjadi ketua periode lima tahun ke depan. 


"Ada dua calon yaitu Pak Sobirin dan Pak Koko Dwiyanto," kata Suhariyanto, Rabu (28/1/2026). 




Pihaknya berharap ketua dan pengurus yang baru dapat menjalankan amanah dan memimpin organisasi secara lebih baik. Ia juga ingin LDII memberikan kontribusi nyata kepada daerah dengan bersinergi bersama pemerintah. 


"Mudah-mudahan bisa bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Trenggalek. Kami dari LDII harus berkontribusi, Pak Bupati menitik beratkan pada kota atraktif, ya kami akan ikut ke sana," jelasnnya. 


Suhariyanto mengaku selama lima tahun memimpin LDII Trenggalek telah melakukan berbagai upaya untuk membesarkan dan menghidupkan organisasi semaksimal mungkin. 


"Sehingga kita bisa berbaur dan lebih dengan dengan dengan masyarakat," ujarnya. 


Pihaknya juga aktif mengikuti berbagai program kebangsaan yang dijalankan oleh pemerintah maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. 


"Kami terjun langsung ke masyarakat tanpa memandang suku, ras, agama dan golongan," jelas Suhariyanto. 




Pabrik Maklon Kosmetik Berkelas Dunia Ada di Rejotangan Tulungagung

Tulungagung - Industri kosmetik Indonesia dalam satu dekade terakhir melaju kencang. Di balik deretan merek yang berseliweran di etalase toko dan marketplace, ada peran besar sektor manufaktur yang bekerja “di belakang layar”. Salah satunya adalah PT Mash Moshem Indonesia, perusahaan maklon kosmetik yang tumbuh justru dari Desa/Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.  

Didirikan oleh Scorpi Filia, Mash Moshem bukan pemain baru. Sejak 2011, perusahaan ini telah memproduksi ribuan produk kecantikan untuk lebih dari 1.700 merek dari dalam dan luar negeri, dengan total varian yang menembus angka 7.000. Keberadaan pabrik di desa bukan kebetulan. Filia memang sengaja membangunnya di tanah kelahiran agar manfaat ekonominya dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. 

“Sebagai putra daerah, saya ingin ada dampak nyata bagi wilayah ini,” ujar Filia, Sabtu (24/1/2026).

Beroperasi jauh dari ibu kota provinsi justru memberi keuntungan tersendiri. Biaya produksi bisa ditekan sehingga harga pokok penjualan klien menjadi lebih kompetitif. Selain itu, Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tulungagung yang berada di level menengah Jawa Timur turut membantu efisiensi usaha. Saat ini Mash Moshem mempekerjakan sekitar 300 karyawan, dengan separuhnya bekerja di pabrik Tulungagung dan mayoritas berasal dari warga sekitar.

Namun membangun industri dari desa bukan perkara mudah. Filia harus membentuk tim yang solid, meningkatkan kompetensi SDM, serta memodernisasi mesin agar mampu bersaing dengan pabrikan besar di kota-kota industri. Hasilnya, meski berlokasi di Rejotangan, standar produksi Mash Moshem sudah mengacu pada kualitas internasional.

Hal ini terlihat saat PT Mash Moshem Indonesia memperkenalkan diri lebih dekat kepada publik melalui acara Exclusive Business & Factory Visit bersama JCI East Java dan Helmy Yahya. Banyak peserta baru menyadari bahwa perusahaan yang selama ini jarang tampil ke permukaan justru menjadi “hidden gem” di balik kesuksesan berbagai brand kosmetik.

Dalam sesi Economic Outlook 2026, Helmy Yahya menekankan bahwa industri kosmetik masih menyimpan potensi besar. Menurutnya, banyak brand besar justru tidak memproduksi sendiri, melainkan menyerahkan prosesnya kepada perusahaan maklon yang memang ahli di bidang riset, formulasi, dan produksi.

“Pengusaha sebaiknya fokus ke pemasaran dan pengembangan brand. Soal produksi, serahkan ke pihak yang sudah punya sistem dan ahlinya,” ujar Helmy.

Mash Moshem menjawab kebutuhan itu dengan pendekatan sebagai mitra pertumbuhan, bukan sekadar pabrik. Layanannya mencakup pengembangan formula skincare, body care, hair treatment, parfum, baby care, dan makeup, hingga desain kemasan, produksi massal, pengurusan legalitas BPOM, Halal, HSA, dan Vegan, bahkan pendampingan pemasaran.

Dengan modal sekitar Rp10 jutaan, calon pebisnis sudah bisa memiliki produk dengan merek sendiri tanpa harus membangun pabrik. Sistem maklon ini membuka peluang besar bagi UMKM untuk masuk ke industri kecantikan dengan risiko yang lebih terkendali.

Bagi Filia, keberhasilan klien adalah kepuasan tersendiri.

“Saya senang kalau klien kami berhasil dan tumbuh,” katanya.

Meski telah beroperasi lebih dari 13 tahun, memiliki sertifikasi CPKB Grade A dan ISO, serta klien internasional, Mash Moshem tetap memilih berjalan tenang. Tidak banyak klaim besar, tetapi konsisten pada kualitas dan dampak nyata.

Di balik produk-produk kecantikan yang digunakan masyarakat, ada proses panjang yang menuntut keamanan, kepatuhan regulasi, dan standar tinggi. Dari Rejotangan, Tulungagung, PT Mash Moshem Indonesia menunjukkan bahwa industri desa pun bisa menjadi penopang penting pertumbuhan industri kosmetik nasional, diam-diam, tetapi berdampak besar.

Puluhan Klub Ikuti Kejurprov Bola Voli U-18 Antar Klub se-Jawa Timur di Tulungagung

 


Tulungagung – Sebanyak 36 klub bola voli putra dan 31 klub bola voli putri dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli U-18 Antar Klub se-Jawa Timur yang digelar di Kabupaten Tulungagung.

Kejuaraan ini berlangsung di dua lokasi, yakni GOR Lembupeteng dan GOR Sari Bumi Boro, Kecamatan Karangrejo. Agenda tersebut digelar selama tujuh hari, mulai Selasa, 20 Januari 2026 hingga Senin, 26 Januari 2026.

Kejurprov Bola Voli U-18 secara resmi dibuka pada Selasa (20/1/2026) di GOR Lembupeteng. Pembukaan dilakukan oleh Jules Abraham Abast selaku Ketua Harian PBVSI Pengprov Jawa Timur.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.

“Atas nama Pengurus Provinsi PBVSI Jawa Timur, saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Tulungagung, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, KONI Tulungagung, serta PBVSI Tulungagung sebagai tuan rumah atas kerja keras dan dedikasinya. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan sukses hingga akhir,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan Kejurprov Bola Voli U-18 di Tulungagung mencatat sejarah baru sebagai kejuaraan dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang penyelenggaraan di Jawa Timur, yakni 36 tim putra dan 31 tim putri. Tingginya partisipasi daerah menunjukkan pembinaan atlet usia muda yang semakin merata sekaligus menegaskan kepercayaan besar kepada Tulungagung sebagai tuan rumah.

“Rekor ini mencerminkan antusiasme dan semangat kompetisi yang tinggi, sekaligus menunjukkan komitmen Pengprov PBVSI Jawa Timur dalam pembinaan berjenjang,” tambahnya.

Kejuaraan ini memiliki arti strategis bagi pengembangan prestasi bola voli di Jawa Timur. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi pembinaan atlet muda serta penjaringan bibit unggul yang diharapkan menjadi tulang punggung prestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Pembukaan kejuaraan turut dihadiri jajaran Forkopimda Tulungagung, pejabat Pemerintah Kabupaten Tulungagung, pengurus KONI, pengurus PBVSI Jawa Timur dan Tulungagung, panitia, wasit, pelatih, ofisial, serta seluruh peserta.

108 Baut Rel Kereta Api Rejotangan-Blitar Dicuri



Blitar - Seorang pelaku pencurian baut bantalan rel kereta api di lajur Rejotangan-Blitar diamankan polisi. 

Kasus ini terungkap Rabu (7/1) setelah warga mengamankan seorang terduga pelaku yang kemudian diserahkan ke Polsek Sanankulon. Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui tidak hanya beraksi di satu titik.

KAI mencatat sedikitnya 108 baut penambat rel dicuri di lima lokasi berbeda pada lintas Blitar–Rejotangan. Kerugian materiil ditaksir lebih dari Rp4 juta. Hasil curian dijual ke pengepul barang bekas.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan baut penambat rel merupakan komponen vital untuk menjaga posisi dan kestabilan rel. Jika sampai hilang, risiko gangguan jalur hingga potensi anjloknya kereta bisa terjadi dan membahayakan penumpang.

"Awalnya yang diketahui 13, tapi setelah dikembangkan ada 108 buah," kata Tohari. 

KAI mengapresiasi peran masyarakat dan kepolisian, sekaligus mengajak publik ikut menjaga keamanan jalur rel. Di lintas ini melintas puluhan perjalanan KA setiap hari dengan ribuan penumpang, sehingga keselamatan adalah harga mati yang tak bisa ditawar. 


#beritatulungagung #tulungagung #blitar #KAI

Minibus Terbakar di Depan Pasar Bendilwungu, Pengemudi dan Anak Selamat



Tulungagung - Sebuah minibus KIA Carnival dengan nomor polisi AG 1828 RD terbakar hebat di jalan raya depan Pasar Bendilwungu, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (3/1/2026) siang. Kebakaran diduga kuat dipicu korsleting arus listrik pada bagian mesin.

Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Tulungagung, Iwan Supriyono, mengatakan peristiwa itu terjadi saat kendaraan melaju dari arah Podorejo menuju Bendilwungu.

“Tadi mobil itu melaju seperti biasa. Begitu sampai depan Pasar Bendilwungu, tiba-tiba keluar asap tebal dari bagian mesin,” ujar Iwan.

Menurutnya, asap tersebut dengan cepat disusul kobaran api yang membesar dan membakar seluruh bagian kendaraan.

“Apinya cepat sekali membesar. Jadi pengemudi langsung berhenti dan menyelamatkan diri bersama satu penumpang anak yang ada di dalam mobil,” katanya.

Beruntung, baik pengemudi maupun penumpang anak berhasil keluar sebelum api membakar seluruh kendaraan.

“Alhamdulillah, keduanya dalam kondisi selamat, tidak ada korban jiwa,” lanjut Iwan.

Petugas Damkar Tulungagung yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman.

“Begitu laporan masuk, tim langsung kami kirim ke lokasi. Proses pemadaman kurang lebih sekitar setengah jam sampai api benar-benar padam,” ujarnya.

Namun, kondisi kendaraan sudah tidak bisa diselamatkan.

“Mobilnya sudah habis terbakar, tinggal rangka saja,” tambahnya.

Dari keterangan awal pemilik kendaraan, kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

“Sementara ini dari keterangan korban, kemungkinan besar karena korslet listrik. Untuk penyebab pastinya nanti masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian,” pungkas Iwan.

Hujan Deras Picu Angin Kencang dan Longsor di Tulungagung

 


- Angin kencang pascahujan 1 Januari 2026 merusak 19 rumah warga di Kalidawir dan Tanggunggunung.

- Tanah longsor terjadi di Dusun Banaran, Kalibatur, menyebabkan bibir jalan ambrol sepanjang 10 meter.

+ BPBD Tulungagung menerjunkan tim assessment dan meningkatkan pemantauan wilayah rawan bencana.


Tulungagung – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tulungagung pada Kamis (1/1/2026) memicu bencana angin kencang dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Dampaknya, puluhan rumah warga mengalami kerusakan ringan, sementara satu titik jalan terdampak longsoran.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Sudarmaji, mengatakan laporan kejadian diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 12.45 WIB. Berdasarkan data sementara, bencana angin kencang terjadi di tiga lokasi utama.

“Di Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, terdapat empat rumah warga yang dilaporkan mengalami kerusakan ringan. Sementara di Dusun Kuning, Desa Ngrejo, Kecamatan Tanggunggunung, terdapat tiga rumah yang terdampak,” ujar Sudarmaji.

Selain itu, angin kencang juga melanda Desa Tenggarejo, Kecamatan Tanggunggunung. Di wilayah ini, kerusakan terjadi di dua dusun, yakni Dusun Nglorok dengan tujuh rumah rusak ringan dan Dusun Turi dengan lima rumah rusak ringan. Total terdapat 19 rumah yang terdampak akibat terjangan angin kencang di wilayah selatan Tulungagung.

Tak hanya angin kencang, hujan lebat juga memicu tanah longsor di Dusun Banaran, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir. Longsoran menyebabkan bibir jalan ambrol dengan material longsor sepanjang 10 meter, tinggi 5 meter, dan ketebalan sekitar 1 meter.

“Longsoran ini memang tidak sampai menutup total akses, tetapi cukup membahayakan pengguna jalan. Karena itu hari ini tim kami juga turun ke lokasi untuk melakukan penilaian dan menentukan langkah penanganan,” jelas Sudarmaji.

Untuk memastikan dampak bencana tertangani dengan cepat dan tepat, BPBD Tulungagung pada hari ini melakukan assessment langsung ke seluruh lokasi terdampak. Selain itu, Pusdalops juga terus melakukan monitoring wilayah rawan bencana melalui grup WhatsApp, media sosial, serta radio komunikasi VHF.

Sudarmaji mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor dan angin kencang, agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. “Kami minta warga segera melapor jika menemukan retakan tanah, pohon rawan tumbang, atau tanda-tanda bahaya lainnya agar bisa segera ditangani,” pungkasnya.