Tampilkan postingan dengan label polres Tulungagung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label polres Tulungagung. Tampilkan semua postingan

Kasatreskrim dan Sejumlah Pejabat Polres Tulungagung Dimutasi, Ini Daftarnya

 


Tulungagung- Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) dan pelantikan pejabat baru di halaman Mapolres Tulungagung, Jumat (30/1/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Tulungagung AKBP Ihram Kustarto.

Kasihumas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto, mengatakan mutasi merupakan hal yang wajar dalam tubuh organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran dan pembinaan karier personel.

“Mutasi ini adalah hal biasa di institusi Polri. Selain untuk penyegaran organisasi, juga sebagai bagian dari promosi dan pengembangan karier anggota,” kata Iptu Nanang.

Ia menjelaskan, para pejabat yang dimutasi ke Polres Tulungagung telah resmi dilantik dan menjalani serah terima jabatan pada hari ini.

“Hari ini seluruh pejabat yang dimutasi masuk ke Polres Tulungagung telah dilakukan sertijab dan pelantikan,” ujarnya.

Adapun sejumlah pejabat yang mengalami mutasi antara lain:

Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, Kabagops Polres Tulungagung, dimutasi menjadi Wakapolres Kediri Kota.

Kompol Maga Fidri Isdiawan, Kabagren Polres Tulungagung, dimutasi menjadi Kabagops Polres Tulungagung.

Kompol Pudji Widodo, Kabagren Polres Blitar, dimutasi menjadi Kabagren Polres Tulungagung.

Kompol Alpo Gohan, Kabag SDM Polres Tulungagung, dimutasi menjadi Kabagren Polres Blitar.

AKP L. Rahmad Budiarto, Kasikum Polres Tulungagung, dimutasi menjadi Kabag SDM Polres Tulungagung.

AKP Andik Prasetiyo, Kapolsek Gondang, dimutasi menjadi Kasikum Polres Tulungagung.

AKP Ahmad Makali, Kapolsek Kalangbret, dimutasi menjadi Kapolsek Gondang Polres Tulungagung.

Iptu Sugeng Haryono, Kanit 2 Satresnarkoba Polres Tulungagung, dimutasi menjadi PS Kapolsek Kalangbret.

AKP Ryo Pradana Novantri Elesdela Widiyanto, Kasatreskrim Polres Tulungagung, dimutasi menjadi Panit I Unit III Subdit III Ditressiber Polda Jatim.

Iptu Andi Wiranata Tamba, PS Kapolsek Sukosari Polres Bondowoso, dimutasi menjadi Kasatreskrim Polres Tulungagung.

Iptu Nanang menambahkan, jajaran pejabat yang baru diharapkan segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kapolres berpesan agar pejabat baru bisa langsung bekerja, meningkatkan kinerja satuan, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” pungkasnya.

Terekam CCTV, Pelaku Curanmor Ditangkap Lima Jam Usai Beraksi di Boyolangu


- Pelaku curanmor ditangkap kurang dari lima jam setelah mencuri motor di rumah korban EH di Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung.

- Pengungkapan kasus dibantu rekaman CCTV yang merekam jelas wajah dan aksi pelaku, sehingga polisi cepat mengidentifikasi tersangka.

- Pelaku FBA (20) diamankan bersama barang bukti satu unit Yamaha Nmax dan dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman maksimal lima tahun penjara.


Tulungagung - Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, berhasil ditangkap kurang dari lima jam setelah kejadian. Aksi pencurian tersebut terjadi di rumah korban berinisial EH di Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, pada Jumat (19/12/2025) sore.

Kapolsek Boyolangu AKP Retno Pujiarsih menjelaskan, kejadian pencurian diketahui sekitar pukul 16.00 WIB saat sepeda motor milik korban terparkir di depan teras rumah dengan kondisi kunci masih menancap. Pelaku memanfaatkan kelengahan korban dengan mendorong motor keluar gang, lalu menghidupkannya dan membawa kabur kendaraan tersebut.

“Setelah menerima laporan sekitar pukul 17.30 WIB, anggota Unit Reskrim langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta penyelidikan awal,” ujar AKP Retno Pujiarsih.

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan rekaman CCTV yang merekam jelas wajah dan aksi pelaku. Berdasarkan rekaman tersebut, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku berinisial FBA (20), warga Kabupaten Trenggalek yang berdomisili di wilayah Kedungwaru, Tulungagung.

“Pelaku akhirnya berhasil diamankan bersama barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Nmax nomor polisi AG 3308 RBQ milik korban di sebuah warung kopi di Desa Sobontoro, kurang dari lima jam setelah kejadian,” tambahnya.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Boyolangu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Polres Tulungagung Siagakan 302 Personel untuk Operasi Lilin Semeru 2025

 


- 302 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait disiagakan Polres Tulungagung untuk Operasi Lilin Semeru 2025 guna pengamanan Natal dan Tahun Baru.

- Empat fokus pengamanan, meliputi kelancaran ibadah Natal di 106 gereja, pengamanan lalu lintas dan wisata Nataru, stabilitas pangan dan harga, serta antisipasi bencana alam.

- Pantai Selatan Tulungagung dan mobilitas masyarakat selama libur Nataru menjadi prioritas pengamanan karena diprediksi terjadi peningkatan aktivitas.

Tulungagung – Polres Tulungagung menggelar apel pasukan dalam rangka Operasi Lilin Semeru 2025 untuk pengamanan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Operasi ini melibatkan total 302 personel gabungan dari berbagai instansi.

Kapolres Tulungagung AKBP Mohammad Taat Resdi mengatakan, ratusan personel tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya. Seluruh personel Polri akan dilibatkan penuh baik di tingkat polres maupun polsek.

“Pada pelaksanaannya nanti, seluruh personel Polri akan dilibatkan, baik di tingkat polres maupun polsek, untuk pelaksanaan pengamanan,” kata AKBP Taat, Jumat (19/12/2025).

AKBP Taat menjelaskan, terdapat empat sasaran utama dalam Operasi Lilin Semeru 2025 di Kabupaten Tulungagung. Sasaran pertama adalah pengamanan dan kelancaran kegiatan ibadah umat Kristiani selama Natal dan tahun baru.

Menurutnya di Kabupaten Tulungagung tercatat ada 106 gereja yang tersebar di 17 kecamatan. Sementara dua kecamatan, yakni Tanggunggunung dan Sumbergempol, tidak memiliki fasilitas gereja. Seluruh kegiatan ibadah tersebut akan menjadi prioritas pengamanan, termasuk dilakukan sterilisasi sebelum pelaksanaan.

“Kami sudah mendapatkan data kegiatan ibadah dan itu nanti menjadi prioritas untuk keamanan dan kelancaran pelaksanaannya. Sebelumnya juga akan dilakukan sterilisasi,” imbuhnya.

Sasaran kedua adalah keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas). Hal ini karena mobilitas masyarakat diprediksi meningkat selama libur Natal dan tahun baru, baik antar kecamatan maupun antar kabupaten, termasuk menuju destinasi wisata.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kawasan pantai selatan Tulungagung diperkirakan kembali menjadi tujuan favorit masyarakat selama libur panjang, sehingga menjadi fokus pengamanan aparat.

Sasaran ketiga adalah ketersediaan bahan pangan dan stabilitas harga. Menurut AKBP Taat, konsumsi masyarakat cenderung meningkat selama Natal dan tahun baru sehingga perlu pengawasan agar stok tetap aman dan harga terkendali.

Sementara sasaran keempat adalah pengamanan kamtibmas lainnya, termasuk kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam. Pihak kepolisian tetap siaga mengingat curah hujan pada Desember hingga Februari diprediksi berada pada puncaknya.


BMKG Gelar Sekolah Cuaca Ajak Nelayan Trenggalek Manfaatkan Teknologi Maritim

Trenggalek – Kondisi cuaca di lautan yang tidak menentu sering kali menyebabkan kecelakaan laut hingga anjloknya hasil tangkapan ikan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengajak para nelayan di Kabupaten Trenggalek memanfaatkan teknologi informasi cuaca maritim agar dapat melaut dengan lebih aman dan efisien.

Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) yang digelar BMKG Tanjung Perak di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi, Trenggalek. Sebanyak 70 nelayan dan penyuluh perikanan mengikuti pelatihan tersebut. SLCN merupakan program edukasi BMKG yang telah berjalan sejak tahun 2017 di 22 lokasi dan bertujuan meningkatkan literasi cuaca dan iklim bagi masyarakat pesisir yang rentan terhadap perubahan iklim serta cuaca ekstrem.

Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, mengatakan, kegiatan SLCN tahun ini mengusung konsep "Goes to Field" dengan tema "Mewujudkan Nelayan dengan Hasil Tangkapan Meningkat dan Aman Berbasis Info Cuaca". Melalui program ini, BMKG berupaya mendekatkan informasi cuaca dan iklim kepada para pelaku kegiatan di laut agar lebih siap dalam menghadapi kondisi cuaca yang berubah-ubah.

"Dengan SLCN ini seluruh peserta akan dipahamkan dan diedukasi untuk memperoleh informasi cuaca maritim yang mudah diakses dan cepat dipahami. Sehingga masyarakat tidak perlu bingung lagi untuk mendapatkan informasi cuaca untuk kegiatannya sehari-hari," kata Eko, Sabtu (1/11/2025).

Para peserta dibekali sejumlah materi, di antaranya tentang alat pengamatan cuaca meteorologi maritim yang ada di laut agar nelayan mengetahui sekaligus ikut menjaga peralatan tersebut, serta cara membaca dan mengakses informasi cuaca maritim, termasuk tinggi gelombang, arah dan kecepatan angin, serta arus laut.

Selain itu, nelayan juga diperkenalkan dengan aplikasi Indonesian Weather Information for Shipping (INA-WIS), sistem daring milik BMKG yang dapat diakses melalui https://maritim.bmkg.go.id/inawis. Aplikasi ini menyediakan informasi prakiraan cuaca maritim hingga 10 hari ke depan serta lokasi daerah tangkapan ikan (fishing ground), sehingga nelayan dapat menentukan waktu dan lokasi melaut yang aman dan produktif.

"Dengan informasi dari BMKG, nelayan Prigi bisa merencanakan kegiatan melaut agar lebih efisien dan dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan laut jika cuaca buruk. Kondisi ekstrem memang bisa terjadi kapan saja, tapi lewat INA-WIS nelayan bisa tahu lebih awal," ujar Eko.

Ia juga mengingatkan agar nelayan tidak hanya mengandalkan ilmu titen atau pengalaman turun-temurun dalam membaca cuaca, karena metode tersebut tidak selalu akurat. 

"Angin, tinggi gelombang, dan sebagainya harus benar-benar dipahami. Jangan hanya berdasarkan perkiraan pribadi karena seringkali itu yang menyebabkan kecelakaan di laut," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, BMKG juga mengajak para nelayan untuk ikut menjaga berbagai perangkat teknologi cuaca yang terpasang di tengah laut, karena alat-alat itu memiliki fungsi vital dalam mendukung layanan informasi cuaca maritim.

Selain di Trenggalek, program SLCN tahun 2025 juga digelar di tiga lokasi di Jawa Timur, dengan Trenggalek menjadi daerah kedua. Hingga tahun 2025, SLCN Jawa Timur telah menghasilkan 1.940 alumni yang tersebar di wilayah pesisir dan menjadi agen literasi cuaca di daerah masing-masing.

Eko menambahkan, kegiatan SLCN tidak berhenti pada sosialisasi semata, tetapi berlanjut dengan komunikasi aktif melalui Forum Grup Diskusi (FGD) antara alumni SLCN dan BMKG. Melalui forum tersebut, informasi cuaca dapat tersampaikan lebih cepat dan tepat sasaran, sekaligus menjadi sarana bagi nelayan untuk memberi masukan terkait akurasi data cuaca yang diterima.

"BMKG akan terus memperluas kegiatan serupa dengan menyesuaikan kebutuhan dan kearifan lokal. Misalnya untuk masyarakat pesisir yang berfokus pada budidaya rumput laut atau tambak garam, kami bantu dengan informasi cuaca dan iklim yang mendukung aktivitas mereka," pungkasnya.

Berkarya di Balik Penjara

 

Tulungagung - Dengan cekatan penuh konsentrasi, remaja penuh tato ini menggerakkan gunting dan sisir di antara helai rambut pelanggannya. Sesekali ia memandang ke arah cermin untuk melihat hasil potongannya. 

Suara dentingan gunting yang beradu dan obrolan kecil tentang kehidupan di dalam penjara menjadi santapan Novian Lutfi setiap hari. Di dalam bilik berukuran 3x2,5 meter ia dan salah satu rekannya sesama narapidana melatih keahlian memangkas rambut. 

Ruangan yang didesain seperti barbershop ini seolah menjadi sekolah baru bagi Novan. Berbagai fasilitas penunjang pun disiapkan, alat cukur, meja, kursi hingga cermin besar. Suasana di dalam bilik kerja juga disulap dengan ornamen berciri khas rumah potong rambut. 

Latar belakang Novan sebagai narapidana kasus pencurian ini bukan menjadi penghalang untuk mengasah keahlian sebagai bekal kehidupan kelak setelah terbebas dari balik jeruji. 

"Saya nanti ingin buka barbershop sendiri," kata Novian saat berbincang dengan detikjatim di dalam bengkel kerja Barbershop Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tulungagung, Rabu (6/8/2025). 

Bagi Novian Lutfi, memiliki keahlian memangkas rambut tak pernah terbayangkan sebelumnya. Namun, kesempatan di dalam kesempitan ruang geraknya di dalam penjara menjadi motivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, hingga akhirnya ia nekat mengikuti program kemandirian yang diselenggarakan pihak lapas. 

"Saya belajar potong rambut dari nol. Awalnya belum bisa sama sekali, belajarnya ya di sini ini," ujarnya. 

Dengan bimbingan langsung dari mentor yang didatangkan dari luar lapas, Novian dengan cepat mampu mengasah kemampuan jasa pangkas rambut. Proses belajar ditempuh Novian dalam kurun waktu antara dua hingga tiga bulan. 

"Ya belajarnya lumayan sulit, paling susah itu untuk proses terakhir atau merapikan," imbuhnya sambil tersenyum. 

Hingga kini pria 25 tahun ini telah menguasai empat jenis potongan rambut. Berbagai karakteristik rambut dari para pelanggan di dalan lapas menjadi tantangan tersendiri. 

Kepenatan di balik tembok teruji kini seakan terobati. Senyum puas dari setiap pelanggan seolah menjadi motivasi untuk bangkit dan mandiri. 

"Saya dulu masuk sini (penjara) karena ngeblong (mencuri) di rumah majikan. Saya ingin menebus kesalahan itu dan menjadi lebih baik," ujarnya. 

Perbuatan di masa lalu itu memaksanya harus merasakan tiga tahun hidup di dalam jeruji besi. Beruntung, fungsi pemasyarakatan di Lapas Tulungagung berjalan dengan baik sehingga tiap narapidana memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan dalam berkarya. 

"Alhamdulillah, program pembinaan potong rambut ini sangat bermanfaat," pungkasnya. 

Sementara itu Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung Ma'ruf Prasetyo Hadianto, mengatakan program pembinaan kepribadian dan kemandirian menjadi salah satu andalan dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan.

"Ada banyak kegiatan yang dijalankan, mulai dari kesenian, pramuka, keagamaan, handicraft marmer, barbershop, konveksi, pembuatan keset, pertanian hingga peternakan," kata Ma'ruf. 

Untuk peningkatan kemampuan warga binaan, pihkanya menjalin kerja sama lintas sektor, antara lain Kementerian Agama, Kwarcab Pramuka Tulungagung, BLK Singosari Malang hingga dinas pertanian dan berbagai instansi swasta lain. 

Keahlian para mentor ditularkan langsung kepada peserta pembinaan yang ada di dalam lapas. Dari sekitar 700 warga binaan terdapat 115 yang mengikuti program kemandirian, sedangkan 200 orang mengikuti pembinaan kepribadian. 

"Jadi kami memilih dan memilah bakat serta minat dari masing-masing warga binaan, selanjutnya kami berikan pelatihan. Alhamdulillah mereka mampu menyerap ilmu dengan cepat," imbuhnya. 

Ma'ruf mengaku karya para narapidana tersebut saat ini telah banyak dipesan oleh berbagai pihak. Bahkan ratusan celemek produksinya kini dipakai oleh tim Makan Bergizi Gratis (MBG). 

"Untuk kerajinan marmer juga ada pesanan dari Kementerian Imipas," jelasnya. 

Pihaknya berharap dengan kemampuan tambahan tersebut seluruh peserta pelatihan bisa mendapatkan bekal yang bisa dimanfaatkan untuk mencari penghidupan yang halal saat keluar penjara. 

"Harapannya mereka bisa produktif dan diterima kembali di masyarakat," jelasnya. 

Lewat Program Mba Maya, PNM Tumbuhkan 1.550 Pemimpin Perempuan Tangguh

Tulungagung – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tulungagung terus berkomitmen dalam pemberdayaan perempuan prasejahtera melalui program Membina dan Memberdaya (Mba Maya), yang diikuti oleh 1.550 Ketua Kelompok Mekaar. Program ini dilaksanakan di tiga kabupaten, yakni Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.

Program Mba Maya yang merupakan agenda tahunan PNM dilaksanakan dalam tiga fase setiap tahun. Untuk tahun 2025 di Cabang Tulungagung, Fase 2 telah digelar pada 14–17 Juli dan berlangsung serentak di 31 kantor unit layanan PNM Mekaar yang tersebar di ketiga kabupaten tersebut.

Melalui program Mba Maya, PNM memberikan pelatihan keterampilan kepemimpinan dan komunikasi kepada Ketua Kelompok Mekaar. Tujuannya adalah agar para ketua kelompok dapat menjadi agen pemberdayaan yang efektif dalam mendampingi anggotanya. Dalam pelaksanaannya, PNM Tulungagung menggunakan metode role play dan simulasi berbicara di depan kelompok sebagai bagian dari pendekatan praktis. Materi pelatihan mencakup soft skill kepemimpinan serta keterampilan komunikasi untuk membekali Ketua Kelompok dalam memimpin Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM).

Pemimpin Cabang PNM Tulungagung, Fakmal Ali, menyampaikan bahwa, "Kami percaya, Ketua Kelompok adalah ujung tombak pemberdayaan di lapangan. Melalui program Mba Maya, kami ingin membekali mereka dengan kemampuan kepemimpinan dan komunikasi agar bisa menjalankan PKM dengan lebih efektif, hangat, dan bermanfaat bagi seluruh anggota. Sebagai bentuk apresiasi, PNM juga rutin memberikan penghargaan kepada kelompok yang disiplin, mulai dari studi banding, pameran produk, bantuan sembako, hingga reward wisata religi. Karena bagi kami, setiap perjuangan layak ditemani," ujar Fakmal.

Melalui #PNMuntukUMKM
#PNMPemberdayaanUMKM, PNM percaya bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten. Melalui penguatan peran Ketua Kelompok, PNM ingin menumbuhkan semangat saling menguatkan di antara para perempuan tangguh di pelosok negeri. Karena bagi PNM, pemberdayaan bukan sekadar program, melainkan komitmen untuk tumbuh bersama dan menghadirkan harapan di setiap sudut kehidupan.


CIMB Niaga Perluas Layanan Digital di Tulungagung, Dukung Kemajuan UMKM dan Inklusi Keuangan




Tulungagung – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus memperluas layanan perbankan digital di berbagai daerah, termasuk Tulungagung, Jawa Timur. Melalui berbagai inovasi berbasis teknologi, CIMB Niaga menghadirkan solusi keuangan yang mudah diakses masyarakat dengan semangat #WorkFromHeart.

Layanan digital yang ditawarkan antara lain aplikasi OCTO Mobile dan OCTO Clicks yang memudahkan nasabah melakukan transaksi harian, pembukaan rekening, pengajuan pinjaman, hingga investasi secara daring. Untuk pelaku usaha skala besar, tersedia BizChannel@CIMB yang memungkinkan pengelolaan transaksi bisnis seperti cash management dan trade finance secara efisien.

"Dengan kombinasi layanan fisik dan digital, kami ingin memberikan pengalaman perbankan yang lebih sederhana, cepat, dan optimal," kata Head of Region Jawa Timur CIMB Niaga, Rhena Octaria, saat Media Gathering CIMB Niaga di Tulungagung, Rabu (30/7).

CIMB Niaga juga menghadirkan OCTO Merchant untuk mendukung pelaku UMKM dan pemilik toko. Aplikasi ini memungkinkan transaksi nontunai dengan QRIS, di mana dana hasil penjualan langsung masuk ke rekening merchant secara real time, menjaga arus kas usaha tetap sehat.

Menurut Rhena, Tulungagung memiliki potensi ekonomi yang besar dari sektor UMKM, kerajinan, pertanian, hingga makanan dan minuman olahan. "CIMB Niaga hadir untuk mendukung kemajuan dunia usaha dan masyarakat setempat dengan layanan lengkap dan inklusif," ujarnya.

Selain layanan keuangan, CIMB Niaga juga mengedepankan praktik bisnis berkelanjutan. Corporate Communications Head CIMB Niaga, Hery Kurniawan, menyampaikan bahwa hingga kuartal I/2025, sekitar 25 persen dari total pembiayaan bank atau senilai Rp56,6 triliun telah dialokasikan untuk mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

"Implementasi prinsip keberlanjutan dilakukan melalui sinergi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam seluruh proses bisnis," ujar Hery. Ia menambahkan, CIMB Niaga juga bekerja sama dengan UNICEF untuk mendukung pemerintah menekan angka stunting di wilayah seperti Nusa Tenggara Timur.

CIMB Niaga mencatatkan kinerja positif pada kuartal I/2025 dengan laba sebelum pajak (unaudited) sebesar Rp2,2 triliun, naik 3,2 persen (YoY). Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan kredit sebesar 8,7 persen menjadi Rp230,1 triliun dan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp254,2 triliun. Rasio CASA tercatat stabil di angka 67,4 persen.

Unit Usaha Syariah CIMB Niaga juga menunjukkan performa solid dengan pembiayaan Rp59 triliun dan DPK Rp50,2 triliun. Kinerja ini turut ditopang oleh ekspansi layanan digital yang menyasar segmen ritel dan masyarakat umum.

Sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia, CIMB Niaga terus mendorong inklusi keuangan melalui penguatan layanan digital dan pemberdayaan komunitas. Hingga 31 Maret 2025, CIMB Niaga didukung 11.968 karyawan, 397 jaringan kantor (termasuk 34 Digital Lounge), 3.148 ATM, serta lebih dari 688 ribu EDC, QR, dan kanal e-Commerce di seluruh Indonesia.

Ungkap Kasus Narkotika Sopir Bus, 7 Anggota Polres Tulungagung Diganjar Penghargaan Kapolda

Surabaya - Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto, memberikan penghargaan kepada beserta enam anggota Satlantas Polres Tulungagung atas keberhasilan mereka mengungkap kasus narkoba pada sopir bus PO Puspa Jaya saat mudik lebaran 2024.


Upacara pemberian penghargaan ini dilangsungkan di lapangan apel Mahameru Polda Jatim pada peringatan Hari Lahir Pancasila, Sabtu (1/6/2024).


Penghargaan ini diberikan kepada:


- AKBP Teuku Arsya Khadafi, S.H., S.I.K., M.Si (Kapolres Tulungagung)

- AKP Jodi Indrawan, S.I.K (Kasatlantas Polres Tulungagung)

- Iptu Dwi Kustiawan, S.H., M.H. (Kanitregident Satlantas Polres Tulungagung)

- Ipda Sumarno, S.H. (Kanitturjawali Satlantas Polres Tulungagung)

- Ipda Gerry Permana, S.H. (Kanitkamsel Satlantas Polres Tulungagung)

- Aipda Irwan Dwi Cahyono (Banit Turjagwali Satlantas Polres Tulungagung)

- Bripka Satriya Hadi Wibowo, S.H. (Bamin Urbinopsnal Satlantas Polres Tulungagung)


Dalam sambutannya, Kapolda Jatim mengapresiasi tindakan Polres Tulungagung yang berhasil mencegah potensi kecelakaan lalu lintas akibat penyalahgunaan narkoba oleh sopir bus. "Saya ucapkan selamat kepada personel yang telah mendapatkan penghargaan atas prestasinya. Saya harap hal ini dapat menjadi motivasi kepada anggota lainnya dalam melaksanakan tugas di lapangan," ujar Kapolda Jatim.


Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khadafi, juga mengucapkan terima kasih atas penghargaan tersebut dan menyatakan bahwa hal ini akan memacu semangat anggota Polres Tulungagung dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


 "Kami berterima kasih atas penghargaan ini. Ini akan memacu semangat kami untuk terus memberikan pelayanan dan pengayoman terbaik kepada masyarakat Tulungagung agar tercipta lingkungan yang tertib, aman, dan kondusif," kata Kapolres.


Sebelumnya, pada 12 April 2024, anggota Satlantas Polres Tulungagung melaksanakan pemeriksaan ramp check dan tes urine secara acak kepada pengemudi bus di Terminal Gayatri saat mudik lebaran. Dalam operasi tersebut, seorang sopir bus PO Puspa Jaya jurusan Blitar-Lampung dengan inisial EA dinyatakan positif menggunakan narkoba. Polisi juga menemukan barang bukti berupa alat bong dan pipet kaca berisi shabu di dalam tas sopir tersebut.


Kasus ini menjadi peringatan penting bagi keamanan penumpang bus selama musim mudik dan menunjukkan komitmen Polres Tulungagung dalam menjaga keselamatan di jalan raya.


#satlantaspolrestulungagung #polrestulungagung #tulungagung #beritatulungagung #satlantastulungagung

Rencana Besar Prabowo-Gibran Menyulap ‘10 Kota’ Indonesia

 


Pasangan Prabowo-Gibran telah menyiapkan konsep yang matang tentang pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Ke depan, kawasan ini akan menjadi pusat ekosistem digital Indonesia, yang didukung sembilan kota lainnya menjadi kota dengan industri berteknologi tinggi. 

Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko mengatakan, pembangunan 10 kota berteknologi tinggi ini bertujuan membangun ekosistem digital Indonesia agar tidak tertinggal dari negara-negara lain. 

Mana saja kota yang dipilih sebagai penyangga teknologi tersebut? Berikut rincian beserta spesifikasi teknologi yang akan dikembangkan: 

1. IKN Kalimantan sebagai pusat ekosistem digital Indonesia

2. Sumatera 1 menjadi kota industry chips dan nanotechnology

3. Sumatera 2 menjadi industri IOT dan sensors

4. Bali menjadi industry human computer interface dan media sosial

5. Jawa 1 menjadi industry Artificial Intelligence (AI) dan teknologi komputasi

6. Jawa 2 menjadi industry mobile devices dan VR/AR

7. Jawa 3 menjadi industry robotics dan autonomous vehicles

8. Sulawesi menjadi industry biotechnology dan agricultures

9. Maluku menjadi energy storage industries
10. Papua menjadi industry satellite dan connectivity.

Meski merupakan proyek besar, pemerintah tak perlu bingung dengan sumber pendanaannya. Menurut Budiman, system pendanaan tidak hanya bersumber dari APBN atau APBD saja, tetapi bisa dari Foreign Direct Investment (FDI) dan potensi sumber daya manusia masing-masing daerah. 

“Kalau berbicara bisnis, setiap orang dan investor sudah membayangkan proyeksi mana yang non-profit dan yang profit sebagai super hub ekosistem digital. Hitung-hitungan itu yang akan didetailkan pada pemerintahan Prabowo-Gibran nanti,” kata Budiman. 

Namun jangan lupa, semua investasi tidak harus berbentuk raw materials, tetapi penciptaan mata rantai awal sudah menjadi investasi, yakni brain (otak). Talenta-talenta itulah yang akan dididik lewat sekolah unggulan di setiap kabupaten/kota. 

Prabowo-Gibran menawarkan pendekatan kesiapan teknologi dan kesiapan pasarnya sekaligus bersama para stakeholder. Ada kekuatan otak komunitas, uang, dan pemerintah.
 “Masing-masing ada hubunganya, kita bangun ekosistem,“ ujar Budiman.

Pakar Big Data dari Laboratorium M-Data Analytix, Andre Ardi dari Ilmu Hubungan Internasional Universitas Prof. Dr. Moestopo menyampaikan bahwa kebutuhan pembangunan satu ekosistem digital di satu kota mencapai Rp125 triliun.

Hal itu bisa dipenuhi jika Hilirisasi Industri Digital direalisasikan. Sebab konsep ini mampu mendatangkan pendapatan negara melalui FDI yang menjadikan Indonesia tempat investasi serta pemasukan pajak, yang selama ini lari ke negara lain.



Hal senada disampaikan Analis Laboratorium M-Data Analytix, Danny Wibisono yang berharap terwujudnya Ketahanan Ekonomi Digital Indonesia.

 “Secara geopolitik dan geostrategis, negara kita memiliki kapasitas dan kapabilitasnya, tinggal good will dan tata kelolanya yang baik. Tentunya dimulai dengan hilirisasi industri digital yang harus dilakukan,” katanya.

Namun Danny tetap mewanti-wanti potensi adanya perlawanan asing atas kebangkitan Indonesia, seperti saat melawan World Trade Organization (WTO) yang menjadi satu-satunya organisasi internasional yang mengatur perdagangan internasional. 

“Karena ini menyangkut kepentingan nasional negara kita”, tegas Danny Wibisono

Satlantas Tulungagung Optimalisasi Layanan Samsat Drive Thru


Tulungagung - Satlantas Polres Tulungagung mengoptimalisasi layanan Samsat Drive Thru dan Samsat Keliling untuk mempermudah pembayaran pajak kendaraan. Tak hanya itu layanan online juga menjadi alternatif yang bisa dimanfaatkan masyarakat. 

Kanit Regident Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Dwi Kustiawan, mengatakan pemanfaatan drive thru akan memiliki banyak manfaat, antara lain mengurangi antrean di kantor samsat induk dan mempercepat layanan. 

"Masyarakat itu punya alternatif layanan pembayaran pajak kendaraan, jadi tidak harus ke kantor induk, namun busa langsung layanan drive thru, walk thru atau di samsat keliling. 

Masyarakat diimbau untuk datang sendiri layanan samsat tanpa melalui calo, karena seluruh layanan di samsat telah tersistem dengan baik. 

"Masyarakat cukup membawa kelengkapan yang dipersyaratkan, tidak akan dipersulit," jelasnya. 

Dwi menambahkan selain layanan secara offline, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan samsat online. Akses samsat online dapat dilakukan melalui aplikasi Signal atau Samsat Digital Nasional. 

"Melalui aplikasi tersebut masyarakat dapat mengakses sejumlah layanan, di mana pun dan kapan pun. Kalau di Jatim juga bisa melalui layanan E-samsat Jatim," jelasnya.

Menurutnya inovasi layanan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat. 

KRI menambahkan, dalam rangka mengapresiasi para wajib pajak yang memanfaatkan melakukan her registrasi tahunan melalui Samsat Drive Thru, Satlantas Polres Tulungagung memberikan hadiah berupa cokelat. 

"Ini bentuk apresiasi kami kepada masyarakat, semoga layanan yang diberikan samsat semakin baik dan dapat membantu masyarakat," jelasnya. 

Sementara itu salah seorang wajib pajak kendaraan mengapresiasi layanan drive thru di Samsat Tulungagung, Mujiati. "Enak, nggak perlu turun dari kendaraan dan waktunya juga cukup singkat," kata Mujiati.

PNM Dorong 1.500 Ibupreneur Nasabah Jawa Timur Miliki NIB

Blitar - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berikan edukasi untuk dorong kepemilikan izin usaha, terutama Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada 1.500 Ibu Nasabah PNM Mekaar di Jawa Timur yang dilaksanakan di tiga titik yakni Hall Kampung Coklat, Blitar, Gedung Balai Serbaguna Kel. Pakunden, Kediri, dan Gedung Brata, Tulungagung pada Senin-Selasa, (23-24/10) lalu.

"Nasabah merupakan masyarakat prasejahtera, sehingga perolehan NIB-pun membutuhkan bimbingan dan edukasi mulai dari pentingnya izin usaha hingga bagaimana cara mendapatkannya," ucap EVP Human Capital dan Operasi PNM Sasono Hantarto pada kegiatan ini berlangsung.

Kegiatan ini secara garis besar memberikan pemahaman akan pentingnya perizinan usaha bagi para pelaku UMKM, terutama ibu nasabah. Walaupun plafond pinjaman awal dimulai dari Rp 2.000.000, banyak nasabah yang seiring usahanya berkembang meningkatkan pinjaman hingga di atas Rp 5.000.000. Nasabah ini yang menjadi fokus dari pelatihan kali ini. Hal ini dikarenakan semakin tinggi urgensinya dalam memiliki izin nasabah. 

Seperti kita tahu seluruh nasabah PNM Mekaar adalah kaum perempuan sehingga sering disebut dengan Ibupreneur, karena sasaran dari pemberian pembiayaan kepada mereka adalah membentuk sikap dan jiwa entrepeneur.

Dimulai dari sesi pameran lalu diskusi, nasabah secara interaktif menanyakan kendala mereka dalam perizinan usaha kepada para narasumber. Tidak hanya itu, produk-produk mereka juga dipamerkan dalam giat ini. Sehingga semakin terbukanya akses dalam mengenal produk nasabah lain di wilayah Jawa Timur.

PNM menargetkan di akhir 2023 ini agar 1.000.000 Nasabah PNM dapat memiliki NIB. Hingga akhir Oktober ini, PNM sudah berhasil mendampingi 645.094 nasabah atau 64% dari target dalam memperoleh NIB. Hal ini menjadi komitmen yang akan terus dijalani hingga para ibu nasabah dapat terus memiliki usaha yang layak dan naik kelas.

PNM bekerja untuk pemberdayaan nasabah melalui pembiayaan dan pendampingan. Pembiayaan dan pendampingan merupakan dua sisi mata uang yang tidak boleh dipisahkan satu dengan lainnya. Oleh karena itu disamping memberikan pembiayaan PNM juga memberikan pelatihan dan pendampingan mendapatkan ijin usaha. 

PNM juga yakin dengan 14,8 juta nasabahnya yang tadinya unbankable tidak hanya menjadi bankable, tetapi mendapatkan 3 modal utama yang selalu dijalani PNM. Modal finansial, modal sosial, dan modal intelektual. Ketiga jenis modal ini diberikan secara berkesinambungan oleh PNM kepada semua nasabahnya.

"Kami tidak tutup mata bahwa masyarakat seperti nasabah kami memerlukan pendampingan agar bisa mengejar kesenjangan dalam bersaing di ketatnya persaingan pasar," imbuh EVP Pengembangan Bisnis dan Jasa Manajemen PNM Razaq Manan Ahmad.

Gandeng ISNU, Bio Farma Gencarkan Pemeriksaan Kanker Serviks Hanya Dengan Urine


Tulungagung - Dalam sebuah inisiatif luar biasa yang membawa perubahan besar bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) setempat berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bio Farma dan tim kesehatan RSUD dr. Iskak telah menggelar pemeriksaan kanker serviks secara gratis dengan metode pemeriksaan DNA urine.

Ketua ISNU Tulungagung, Mochamad Rifai, menjelaskan bahwa upaya ini adalah bagian dari kontribusi ISNU dalam menurunkan angka kesakitan akibat kanker serviks dan kanker mulut rahim. Mereka telah menggabungkan pengetahuan dan keahlian sumber daya manusia yang ahli di bidangnya, sementara Bio Farma membawa inovasi dalam pendeteksian dini kanker serviks.

Kegiatan pemeriksaan ini digelar dalam momen yang sangat berarti, yaitu bersamaan dengan pelantikan pengurus ISNU Kabupaten Tulungagung periode 2023-2027 di pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Tulungagung.

Mengapa kanker serviks menjadi prioritas utama? Rifai menjelaskan bahwa kanker mulut rahim bukan lagi masalah eksklusif wanita usia lanjut. Wanita di bawah usia 35 tahun dan bahkan remaja yang sudah mengalami menstruasi juga berisiko. Oleh karena itu, deteksi dini kanker serviks sangat penting untuk semua kelompok usia.

Untuk mewujudkan misi ini, ISNU berkolaborasi dengan Bio Farma, yang memiliki seorang spesialis mikrobiologi, dr. Rendra Bramanti, yang memimpin upaya eksplorasi metode pemeriksaan terbaru. Metode inovatif ini menggunakan sampel DNA urine yang kemudian dideteksi melalui PCR untuk mendeteksi virus penyebab kanker serviks lebih awal.

Kolaborasi dengan Bio Farma tidak hanya memungkinkan penyelenggaraan 300 pemeriksaan gratis, yang awalnya direncanakan hanya 100 pemeriksaan, tetapi juga mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan dan RSUD dr. Iskak.

Dimas Aditya, Kepala Departemen Pemasaran Geografis PT Bio Farma, menjelaskan bahwa tujuan kolaborasi ini adalah menurunkan angka kesakitan dan angka kematian akibat kanker serviks. Metode pemeriksaan DNA urine ini tidak hanya nyaman dan mudah, tetapi juga terjangkau di RSUD dr. Iskak, memastikan bahwa lebih banyak wanita memiliki akses ke pemeriksaan penting ini.

Metode pemeriksaan DNA urine untuk kanker serviks telah diterapkan oleh Bio Farma di seluruh Indonesia sejak Januari 2023, dengan hasil yang sangat baik dan akurasi di atas 90 persen. Peserta yang belum terjangkit atau bergejala akan segera divaksin, sementara yang sudah terjangkit akan segera menjalani pengobatan lanjutan hingga sembuh.

Metode pemeriksaan urine yang sangat inovatif ini, yang terinspirasi oleh penanganan wabah COVID-19, telah berhasil dijalankan di semua fasilitas kesehatan di Indonesia, termasuk RSUD dr. Iskak, membuka pintu bagi lebih banyak wanita untuk hidup sehat dan bebas dari ancaman kanker serviks. Dengan kolaborasi yang kuat dan teknologi canggih, mereka telah membuka pintu menuju masa depan yang lebih sehat bagi komunitas mereka.

Satlantas Tulungagung Ubah Jalur Ujian Praktik SIM, Tak Ada Kelokan Delapan

Tulungagung - Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) Surat Izin Mengemudi (SIM) Polres Tulungagung kini telah mengubah jalur lintasan ujian praktik berkendara bagi pemohon SIM C, yang semula membentuk angka 8 dan zig-zag kini diubah menjadi bentuk S. 

Perubahan tersebut dilakukan lantaran lebih mendekati kondisi lintasan dan jalur di jalan raya. Serta untuk mempermudah masyarakat pada saat melakukan praktek berkendara.

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Firdaus Canggih Pamungkas menjelaskan perubahan lintasan dari sebelumnya yang berbentuk angka 8 dan zig-zag ke bentuk S bukan tanpa sebab. Hal ini bertujuan untuk menguji kemampuan pengemudi dalam situasi yang lebih mendekati kondisi jala raya, dengan menghadirkan tantangan yang beragam berupa menguji manuver, keterampilan pengereman, serta koordinasi antara pengemudi dan kendaraan.

"Jadi memang model lintasan huruf S kali ini sesuai dengan kondisi jalan raya," ungkap AKP Firdaus, Senin,(8/8/2023).

Firdaus melanjutkan, perubahan lain yang dilakukan yakni adanya pelebaran ruas jalur dengan luasan, dua setengah kali lebar kendaraan. Dimana dari adanya pelebaran ruas jalur tersebut tentu juga memudahkan para pemohon SIM C baru. Kendati jalur diperluas, masih ada rambu yang harus ditaati ketika pelaksanaan praktik uji SIM serta dijaga langsung oleh petugas.

"Jadi selain jalur sesuai dengan kondisi di jalan raya, pemohon sim diharuskan juga menaati rambu lalu lintas," jelasnya. 

Masih menurut Firdaus, untuk satpas SIM Polres Tulungagung sendiri akan memaksimalkan program baru perubahan lintasan jalur uji SIM pada, Selasa (9/8/2023).

"Besok Selasa,(9/8/2023) jalur sudah selesai dan bisa menjalankan praktik Uji SIM di Satpas SIM Polres Tulungagung," pungkasnya.