Demam Avangers : Endgame, Khofifah Tampil Bak Captain Marvel

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa rupanya turut terkena demam Avangers : Endgame. Hal tersebut diketahui dari unggahan Khofifah di akun instagram pribadi miliknya @khofifah.ip. 

Khofifah mengunggah karikatur dirinya dengan kostum superhero Marvel Comics. Khofifah memakai kostum ala Captain Marvel, karakter paling kuat dalam film karya sutradara Russo Brothers yang diperankan Brie Larson. Namun demikian, Khofifah tampak sedikit menggubah warna kostum menjadi merah putih sesuai warna bendera Indonesia, lengkap dengan lambang burung garuda di bagian dada. 

Dalam karikatur tersebut, Khofifah tampak tengah terbang diatas bumi dengan memancarkan energy blast dari seluruh anggota tubuhnya. Meski berpakaian bak superhero, Khofifah terlihat tetap tampil anggun dengan jilbab dan senyum khasnya. 

Dibawah karikatur tersebut, Khofifah mengganti tulisan Marvel Studios dengan tagline miliknya Jatim Cettar namun dengan jenis huruf khas Marvel Studios. Khofifah menyebut dirinya sebagai Captain Khofifah. Di Kolom Caption, Khofifah menyatakan siap menghadapi Thanos jika tokoh antagonis di film Avangers : Endgames tersebut datang dan menyerang Indonesia.  Mantan Menteri Sosial tersebut juga menulis sederet nama superhero asli Indonesia yang disebutnya sebagai The Avengers versi kearifan lokal. 

"Siap bergabung bersama Gundala Putra Petir, Gatot Kaca, Godam, Wiro Sableng, Saras 008, Volt, Panji Manusia Millenium, dan kawan-kawan lain di Avangers versi kearifan lokal melawan Thanos !," ungkap Khofifah. 

Khofifah juga memperingatkan agar Thanos tidak datang ke Indonesia dan membuat keonaran mengingat Indonesia memiliki dan menyimpan kekuatan dahsyat berupa "Infinity Stones" yang terdiri dari Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945. 

"Jangan harap "Mad Titan" tersebut bisa menyerang dan membuat kekacauan, apalagi sampai melakukan genosida terhadap populasi rakyat Indonesia. Sampaikan pesan saya kepada Thanos, Indonesia adalah negara kuat dan tidak akan pernah bubar karena memiliki "Infinity Stones"," imbuhnya. 

Tak ayal unggahan tersebut menuai banyak komentar positif dan pujian dari netizen Indonesia. Khofifah dianggap sebagai pejabat publik gaul dan kekinian karena selalu up to date dengan isu-isu aktual dan perkembangan zaman. Khofifah dinilai mampu mengkomunikasikan pesan-pesan kebangsaan namun dengan cara yang mengasyikkan dan tidak kaku. 

"Menyampaikan jati diri sebagai bangsa dan negara Indonesia yang merdeka dan berdaulat dengan 4 pilar PBNU = Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, UUD'45 dgn narasi cerita dan kemasan milenial diera digital.. kereen, mbois..bu," kata akun @rasyid1047.  

"Nguakak saya liat foto dan captionnya. Sangat inspiratif dan kekinian Bu... Jaman now memang butuh tehnik komunikasi yang kekinian agar mudah tersampaikan... Lanjutkan bu @khofifah.ip Joko Tingkir dan Sakera siap merapat," timpal akun @rokhim_moch. 

"gaul dan millenials banget ibuku ini @khofifah.ip," imbuh @i5abella_j. 

Tidak sedikit pula netizen yang kemudian memanggil Khofifah dengan sebutan kapten seraya mendoakannya tetap amanah dan membawa kemajuan bagi Jawa Timur. 

"Pagi bu kapten... semangat mimpin jatim ya kapten, tambah makmur tambah barokhah, tambah rukun, tambah maju, tambah berkembang dan tambah... yg lainnya," tulis akun @qnununik

"Kerrrreennn... Bu, captain Jawa Timur...smga sllu sehat dn sll dlm Lindungan Allah... Tetap semangat... Perempuan Hebat," tambah akun @aries_soraya. 

Selama ini Khofifah dikenal cukup aktif di media sosial. Ibu empat orang anak tersebut memiliki lebih dari 200 ribu follower. Tidak hanya kegiatannya sebagai Gubernur Jawa Timur yang diunggahnya, namun juga kekayaan kuliner nusantara, pariwisata, dan kehidupan pribadinya. 

"Ini cara saya untuk bisa berkomunikasi dua arah dengan masyarakat luas. Saya tidak ingin menciptakan jarak dan waktu. Jadi kapanpun dan dimanapun mereka bisa curhat, memberi saran, masukan, dan juga kritik kepada saya," ujar Khofifah. (*)

Serap Aspirasi Millenial dan Gen Z, Gubernur Khofifah Adakan Giveaway Instagram


Surabaya - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menggelar giveaway di akun Instagram miliknya @khofifah.ip. Kontes tersebut diadakan guna menyerap aspirasi dan harapan generasi millenial dan gen z tentang Jawa Timur. Sebanyak 100 paket hadiah bertajuk "Kejutan Cettar Khofifah" dipersiapkan untuk komentar dan harapan terkreatif. 

"Tulis komentar serumu sekreatif mungkin "Apa yang paling kamu suka dari Jawa Timur dan harapanmu tentang Jawa Timur kedepan," tulis Khofifah dalam caption instagram miliknya, Sabtu (13/4). 

Meski berstatus sebagai Gubernur Jawa Timur, tapi Khofifah tidak membatasi peserta kontes "bagi-bagi hadiah" tersebut. Khofifah mempersilahkan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) ikut serta dalam gelaran giveaway itu. Syarat utamanya adalah komentar tidak mengandung SARA dan Politik. 

"Peserta terbuka untuk seluruh Warga Negara Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke. Dari Miangas sampai Pulau Rote. Pemenang akan dipilih secara acak dan akan diumumkan tanggal 18 April 2019. Ayo ikutan dan semoga beruntung," tambah Khofifah. 

Saat dikonfirmasi, Khofifah mengatakan lewat kontes tersebut dirinya ingin lebih banyak lagi menerima masukan dari generasi millenial dan gen z. Selain itu, ia ingin menghilangkan jarak antara pejabat publik dengan masyarakat. 

Oleh Khofifah, Instagram dianggap efisien dalam menampung setiap masukan dari masyarakat terkait pembangunan Jawa Timur yang tengah gencar dilakukan olehnya dan juga Emil Dardak. Menurut Khofifah, menerima dan menyerap aspirasi tidak hanya dilakukan di kantor ataupun forum diskusi saja. Melalui media sosial, dirinya bisa berinteraksi dengan seluruh masyarakat tanpa batasan ruang dan waktu. 

"Saya bisa bekomunikasi langsung dengan masyarakat. Tidak hanya di kolom komentar, namun juga lewat pesan langsung atau direct massage (DM). InsyaAllah Saya pasti baca, meskipun tidak seluruhnya saya balas," tambahnya.

Ditanya soal isi "Kejutan Cettar" tersebut, Khofifah enggan menyebutkannya. Namun demikian ia memastikan bahwa kontes seperti itu akan rutin digelar olehnya untuk menampung lebih banyak lagi masukan dan juga kritik dari masyarakat. Masukan serta kritik tersebut menjadi salah satu pijakannya untuk mengambil keputusan dan kebijakan. Apalagi, kata dia, saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). 

"Kalau saya kasih tahu (hadiah-red), namanya bukan kejutan. Kalau mau tahu, monggo ikutan dan harus jadi pemenang," canda Khofifah. 

Menurut Khofifah menerima aspirasi tidak hanya dilakukan melalui kantor ataupun forum diskusi saja. Di kantor dan diskusi sangat terbatas oleh waktu, sementara di instagram bebas kapan saja masyarakat ingin memberikan masukan dan kritikan.

Lewat Instagram, Khofifah kerap mengunggah foto rutinitas sehari-hari lengkap dengan sejumlah pesan khusus. Mulai dari kegiatan resminya sebagai Gubernur Jatim, hingga kegiatan-kegiatan pribadinya. Tidak jarang caption yang ditulisnya pun berisi candaan dan juga nasihat. Khofifah diketahui mengelola secara pribadi akun @khofifah.ip tersebut. Hingga berita ini diturunkan, Khofifah memiliki kurang lebih 173.000 pengikut di Instagram. (Tim)

40 Persen Calon Haji Tulungagung Berisiko Tinggi

Tulungagung - Sekitar 40 persen Jemaah Calon Haji (JCH) asal Tulungagung Jawa Timur masuk kategori risiko tinggi (risti), karena berusia di atas 60 tahun serta memiliki sejumlah riwayat penyakit. 

"Calon haji yang berusia 60 ke atas itu sudah masuk risti, selain itu mereka yang usianya di bawah 60 tahun tapi mengalami sakit juga masuk kategori risti," kata Kabid P2P Dinas Kesehatan Tulungagung, Ana Septi Saripah, Senin (1/4/2019). 

Dari 1.211 calon haji yang telah melakukan pemeriksaan kesehatan, yang masuk risti sebanyak 487 orang. Menurutnya, sejumlah penyakit yang diderita para calon haji risti diantaranya tekanan darah tinggi, diabetes, jantung dan kolesterol. 

Anna menambahkan, seluruh jemaah tersebut saat ini telah menjalani seluruh tahap pemeriksaan kesehatan boleh tim Dinas Kesehatan Tulungagung, termasuk pemberian vaksin miningitis. Para jemaah tinggal menunggu jadwal keberangkatan sesuai jadwal dari pemerintah. 

"Kami berharap seluruh calon haji untuk melakukan persiapan secara maksimal, terutama kondisi fisik, karena ibadah haji itu selain mampu secara finansial, mereka juga dituntut untuk mampu secara fisik," ujarnya. 

Lanjut Anna, menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga dan menjaga pola makam dan asupan gizi sangat diperlukan, sehingga saat tiba waktunya menjalankan ibadah, seluruhnya dalam kondisi prima. 

"Terlebih nanti pada saat proses ibadah itu diprediksi cuaca dalam kondisi panas, makanya persiapan fisik sangat diperlukan," ujarnya. 

Pada tahun ini, jemaah berisiko tinggi tidak lagi mendapatkan penanda gelang warna, namun mereka akan mendapatkan penanda pada kartu identitas jemaah. Jemaah risti akan diberi tanda warga oranye sedangkan jemaah sehat memiliki tanda berwarna putih.