Patung Macan Putih Balongjeruk Viral, Kades Tegaskan Dibangun dari Dana Pribadi


 

Ringkasan 

- Seluruh biaya pembangunan Patung Macan Putih sebesar Rp3,5 juta berasal dari dana pribadi Kepala Desa Balongjeruk, Safii, tanpa menggunakan anggaran desa.

- Patung tersebut merupakan hasil usulan masyarakat yang disepakati dalam forum musyawarah desa bersama perangkat desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

- Pemerintah desa siap memperbaiki patung, karena wujud patung saat ini belum sesuai rancangan. Pemerintah desa berkomitmen membuka ruang kritik serta saran dari masyarakat.


Kediri - Viral di media sosial, keberadaan Monumen Patung Macan Putih di pertigaan Jalan Raya Kunjang–Badas, Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, akhirnya mendapat penjelasan resmi dari pemerintah desa.

Melalui surat resmi bernomor 140/649/418.80.02/2025 tertanggal 26 Desember 2025, Pemerintah Desa Balongjeruk menyampaikan klarifikasi kepada Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, terkait polemik pembangunan patung yang menuai beragam reaksi publik.

Dalam surat tersebut, Pemerintah Desa menegaskan bahwa pembangunan Monumen Macan Putih berawal dari usulan warga yang kemudian dibahas dalam forum musyawarah desa yang melibatkan perangkat desa, lembaga desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

“Dalam forum musyawarah desa, pembangunan Monumen Macan Putih disepakati sebagai ikon desa,” demikian isi surat tersebut.

100 Persen Dana Pribadi Kepala Desa

Pemerintah Desa Balongjeruk juga menegaskan bahwa pembangunan monumen sama sekali tidak menggunakan dana desa. Seluruh biaya pembangunannya bersumber dari dana pribadi Kepala Desa Balongjeruk, Safii.

Total dana yang dikeluarkan mencapai Rp3,5 juta, dengan rincian, Rp2 juta untuk upah tukang pembuat patung dan Rp1,5 juta untuk pembelian material.

“Pembiayaan pembuatan ikon Patung Macan Putih menggunakan dana pribadi Bapak Safii selaku Kepala Desa Balongjeruk,” tulis pihak desa dalam surat tersebut.

Macan Putih, Simbol Sejarah Desa

Pemilihan Macan Putih sebagai ikon desa bukan tanpa alasan. Menurut Pemerintah Desa Balongjeruk, Macan Putih merupakan hewan peliharaan leluhur yang diyakini milik babat desa Balongjeruk berdasarkan cerita tutur turun-temurun warga setempat.

Simbol Macan Putih dianggap mewakili identitas dan sejarah desa.

Siap Diperbaiki

Namun demikian, Pemerintah Desa juga mengakui bahwa wujud patung saat ini belum sesuai dengan gambar atau rancangan awal yang diharapkan. Oleh karena itu, pihak desa menyatakan komitmen untuk melakukan perbaikan terhadap patung tersebut.

“Kami berkomitmen akan memperbaiki patung Macan Putih tersebut agar lebih sesuai dan lebih baik,” tulis pemerintah desa.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk ikut memberikan kritik dan saran demi penyempurnaan monumen dan ikon Desa Balongjeruk ke depan.

Surat klarifikasi tersebut ditembuskan kepada sejumlah pihak, antara lain Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), Inspektorat Kabupaten Kediri, Kesbangpol, serta Camat Kunjang.

Gubernur Jawa Timur Tetapkan UMK 2026, Tulungagung Rp 2.628.190


Tulungagung - Gubernur Jawa Timur menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026 untuk 38 daerah. UMK Kabupaten Tulungagung ditetapkan sebesar Rp 2.628.190. 

Penetapan UMK tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 tentang Upah Minimum Kabupaten/kota di Jawa Timur Tahun 2026. 


Berikut daftar UMK 2026 untuk 38 kabupaten/kota di Jawa Timur : 


1. Kota Surabaya Rp 5.288.796

2. Kabupaten Gresik Rp 5.195.401

3. Kabupaten Sidoarjo Rp 5.191.541

4. Kabupaten Pasuruan Rp 5.187.681

5. Kabupaten Mojokerto Rp 5.176.101

6. Kabupaten Malang Rp 3.802.862

7. Kota Malang Rp 3.736.101

8. Kota Batu Rp 3.562.484

9. Kota Pasuruan Rp 3.555.301

10. Kabupaten Jombang Rp 3.320.770

11. Kabupaten Tuban Rp 3.229.092

12. Kota Mojokerto Rp 3.208.556

13. Kabupaten Lamongan Rp 3.196.328

14. Kabupaten Probolinggo Rp 3.164.526

15. Kota Probolinggo Rp 3.045.172

16. Kabupaten Jember Rp 3.012.197

17. Kabupaten Banyuwangi Rp 2.989.145

18. Kota Kediri Rp 2.742.806

19. Kabupaten Bojonegoro Rp 2.685.983

20. Kabupaten Kediri Rp 2.651.603

21. Kota Blitar Rp 2.639.518

22. Kabupaten Tulungagung Rp 2.628.190

23. Kota Madiun Rp 2.588.794

24. Kabupaten Lumajang Rp 2.578.320

25. Kabupaten Blitar Rp 2.567.744

26. Kabupaten Nganjuk Rp 2.564.627

27. Kabupaten Ngawi Rp 2.556.815

28. Kabupaten Magetan Rp 2.553.866

29. Kabupaten Sumenep Rp 2.553.688

30. Kabupaten Madiun Rp 2.553.221

31. Kabupaten Bangkalan Rp 2.550.274

32. Kabupaten Ponorogo Rp 2.549.876

33. Kabupaten Trenggalek Rp 2.530.313

34. Kabupaten Pamekasan Rp 2.528.004

35. Kabupaten Pacitan Rp 2.514.892

36. Kabupaten Bondowoso Rp 2.496.886

37. Kabupaten Sampang Rp 2.484.443

38. Kabupaten Situbondo Rp 2.483.962

Sambut Nataru 2025, CIMB Niaga Perkuat Layanan Digital dan Tebar Promo Akhir Tahun


- Layanan Digital Dioptimalkan. CIMB Niaga memastikan transaksi tetap lancar selama libur Nataru dengan mengandalkan OCTO, Digital Lounge, Video Banking, serta BizChannel untuk nasabah korporasi.

- Promo Akhir Tahun untuk Nasabah. Berbagai promo Year End 2025 dihadirkan, mulai dari perjalanan, gadget, hingga belanja kebutuhan harian dengan cashback dan cicilan 0 persen.

- Penyesuaian Operasional Cabang. Kantor cabang konvensional libur pada 25–26 Desember 2025 dan 1 Januari 2026, sementara Digital Lounge dan Contact Center tetap melayani nasabah.

Jakarta - Menyambut libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) memastikan layanan perbankan tetap optimal dengan mengandalkan ekosistem digital serta menghadirkan beragam promo spesial akhir tahun bagi nasabah.

Optimalisasi layanan digital dilakukan sebagai solusi transaksi selama operasional kantor cabang konvensional libur pada Kamis–Jumat, 25–26 Desember 2025, serta Kamis, 1 Januari 2026. Melalui aplikasi dan website OCTO, Digital Lounge, hingga layanan Video Banking di sejumlah Digital Branch, nasabah tetap dapat bertransaksi kapan pun dan di mana pun selama periode libur Nataru. Sementara nasabah korporasi dapat memanfaatkan BizChannel@CIMB dan BizChannel@CIMB Mobile.

Chief of Network & Digital Banking CIMB Niaga, Budiman Tanjung, mengatakan momen akhir tahun identik dengan peningkatan aktivitas liburan dan kebersamaan keluarga. Karena itu, CIMB Niaga tidak hanya memastikan kesiapan layanan digital dan ketersediaan uang tunai di ATM dan CRM, tetapi juga menghadirkan promo bernilai tambah untuk mendukung kebutuhan nasabah.

“Memasuki momen Nataru 2026, kami siap mendampingi nasabah agar tetap dapat menikmati liburan dengan dukungan layanan perbankan yang optimal. Kami juga menghadirkan Promo Year End 2025 untuk menunjang kebutuhan liburan, belanja, dan mobilitas nasabah,” ujar Budiman di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Rangkaian promo tersebut meliputi penawaran hotel dan perjalanan dengan keuntungan hingga jutaan rupiah, promo gadget dan elektronik dengan cicilan 0 persen hingga 24 bulan disertai cashback, serta promo belanja kebutuhan sehari-hari, furnitur, fashion, dan lifestyle di berbagai merchant lokal maupun nasional. Informasi lengkap promo dapat diakses melalui cimb.id/promo-yearend2025.

Penyesuaian Operasional Akhir Tahun

Untuk mendukung kelancaran transaksi di hari kerja akhir tahun, CIMB Niaga juga menyesuaikan jadwal operasional kantor cabang. Pada 19, 22, 23, 24, 29, dan 30 Desember 2025, cut off time RTGS dan SKN-BI berlaku hingga pukul 15.00 WIB. Sementara pada 31 Desember 2025, layanan RTGS dan SKN-BI diperpanjang hingga pukul 17.00 WIB serta melayani penerimaan negara minimal hingga waktu yang sama.

Selama 25–26 Desember 2025 dan 1 Januari 2026, seluruh kantor cabang konvensional tidak beroperasi dan kembali melayani nasabah mulai Jumat, 2 Januari 2026. Adapun Digital Lounge CIMB Niaga, khususnya yang berada di pusat perbelanjaan, tetap beroperasi mengikuti jadwal masing-masing lokasi.

Nasabah juga dapat memperoleh informasi dan bantuan melalui Contact Center CIMB Niaga 14041 atau website resmi www.cimbniaga.co.id.

“Sebagai bank yang mengutamakan nasabah, kami memastikan layanan CIMB Niaga tetap dapat diakses secara optimal selama Nataru. Kami mengucapkan Selamat Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, semoga tahun mendatang membawa harapan dan kebaikan bagi kita semua,” tutup Budiman.

Antisipasi Longsor dan Amblesan, KAI Daop 7 Perketat Pengamanan Jalur KA Selama Nataru

 


- Pengamanan titik rawan longsor, amblesan, dan perlintasan sebidang selama Nataru.

- Pemeriksaan jalur dan prasarana untuk memastikan rel dan sistem pendukung tetap aman.

- Peningkatan kewaspadaan petugas guna deteksi dan penanganan dini potensi gangguan.

Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengamanan jalur kereta api selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) guna meminimalkan potensi gangguan perjalanan. Langkah ini dilakukan dengan fokus pada pengawasan daerah rawan bencana serta perlintasan sebidang yang berisiko tinggi.

Sejumlah titik menjadi perhatian utama, di antaranya perlintasan sebidang ekstra JPL 123 KM 153+6/7 dan JPL 122 KM 1/2 di petak jalan Caruban–Babadan. Selain itu, pengamanan juga diperkuat di wilayah rawan tanah longsor KM 135+2/6 antara Bagor–Saradan serta daerah rawan amblesan pada KM 158+0 hingga KM 160+0 antara Babadan–Madiun.

Untuk memastikan kondisi prasarana tetap laik operasi, KAI Daop 7 Madiun melakukan pemeriksaan intensif terhadap jalur, bantalan, rel, sistem persinyalan, serta perlintasan sebidang di lintas Talun–Sumbergempol. Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi dini potensi kerusakan yang dapat berdampak pada keselamatan perjalanan kereta api, terutama di tengah tingginya curah hujan saat Nataru.

Selain prasarana, kesiapsiagaan sumber daya manusia juga menjadi fokus. Petugas lapangan diminta meningkatkan kewaspadaan, memperkuat komunikasi bahaya, serta menerapkan prosedur keselamatan kerja secara konsisten agar potensi gangguan dapat segera ditangani sebelum berdampak pada operasional perjalanan KA.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyatakan bahwa penguatan pengamanan jalur ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI dalam menjaga keselamatan perjalanan dan keandalan layanan selama periode libur panjang.

"Dengan langkah mitigasi tersebut, KAI Daop 7 Madiun menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan kereta api selama Angkutan Natal dan Tahun Baru, sekaligus memberikan rasa aman bagi para pelanggan," kata Tohari.


Kaleidoskop 2025: BNN Tulungagung Tekan Penyelundupan Narkoba hingga 90 Persen, Jangkau 36 Ribu Warga

 


Tulungagung - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tulungagung mencatat capaian kinerja yang signifikan dalam pelaksanaan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sepanjang tahun 2025. Berbagai program strategis berhasil dijalankan melalui pendekatan pencegahan, pemberantasan, pemulihan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.

Plt Kepala BNN Kabupaten Tulungagung AKBP Damar Bastiar Amarapit mengatakan, dinamika kejahatan narkoba yang semakin adaptif dan terorganisasi menuntut langkah penanganan yang komprehensif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, seluruh program P4GN di Tulungagung diarahkan agar selaras dengan kebijakan nasional namun tetap kontekstual dengan karakteristik wilayah.

“Sepanjang 2025, kami berfokus pada program yang terukur, berbasis data, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata AKBP Damar, Selasa (23/12/2025). 

Pencegahan: Jangkau Puluhan Ribu Warga

Pada bidang pencegahan, BNN Kabupaten Tulungagung berhasil mengintervensi 1 desa sebagai Desa Bersinar Tahun 2025, yakni Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru. Program ini diperkuat dengan pembentukan dan pelatihan 74 Relawan Anti Narkoba serta 60 Penggiat P4GN yang aktif melakukan edukasi di lingkungan masing-masing.

Selain itu, BNN Tulungagung juga melatih 40 anggota keluarga Desa/Kelurahan Bersinar, 10 pelajar dari dua sekolah melalui Program Pendidik Sebaya Anti Narkotika (PSAN), serta membangun ketahanan keluarga anti narkoba di tingkat akar rumput.

Upaya diseminasi informasi P4GN dilakukan secara masif melalui 146 kegiatan sosialisasi tatap muka dengan total audiens mencapai 36.605 orang. Kegiatan ini melibatkan 70 sekolah dengan 12.588 pelajar, 5 universitas dengan 1.938 mahasiswa, serta 11 komunitas dan organisasi masyarakat.

Melalui media elektronik dan digital, BNN Tulungagung juga melaksanakan 17 kegiatan talkshow dan podcast P4GN yang disimak oleh 208.095 pendengar. Sementara itu, kampanye melalui media sosial mencatat 3.079.360 kali penayangan, dengan rincian 23.700 tayangan YouTube, 2.803.696 Instagram, 248.000 TikTok, 3.633 X, dan 331 website.

Selain edukasi, pemberdayaan masyarakat juga dilakukan melalui 18 kali tes urine yang melibatkan 491 peserta dari unsur pemerintahan, pendidikan, swasta, dan masyarakat umum.

Pemberantasan: Asesmen, Razia, hingga Inovasi PADI LAPAS

Pada aspek pemberantasan, BNN Kabupaten Tulungagung melaksanakan Tim Asesmen Terpadu (TAT) dengan target awal 20 klien, yang kemudian berkembang menjadi 27 klien. Dari jumlah tersebut, 21 orang direkomendasikan rehabilitasi, 4 orang menjalani rehabilitasi disertai proses hukum, dan 2 orang diproses hukum lanjutan.

Selain asesmen, BNN Tulungagung juga melaksanakan 2 kali razia gabungan bersama Satpol PP, Polres Tulungagung, dan Polisi Militer yang menyasar tempat hiburan malam dan kos-kosan. Deteksi dini narkoba juga dilakukan melalui 3 kali tes urine sopir bus di Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung, khususnya saat arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri serta libur Natal dan Tahun Baru.

BNN Kabupaten Tulungagung juga mengembangkan inovasi PADI LAPAS (Pengawasan Terpadu di Lembaga Pemasyarakatan) sejak awal 2024. Program ini terbukti efektif menekan penyelundupan narkotika ke dalam lapas.

“Pasca diterapkannya PADI LAPAS, terjadi penurunan kasus penyelundupan narkoba ke dalam lapas hingga 90,5 persen. Dari 19 kasus pada 2023, turun menjadi 2 kasus pada 2024, dan hingga akhir 2025 tidak tercatat kasus baru,” jelas AKBP Damar.

Pemulihan: Rehabilitasi dan Kepuasan Layanan Meningkat

Pada bidang pemulihan, sepanjang 2025 BNN Kabupaten Tulungagung memberikan layanan rehabilitasi rawat jalan kepada 43 klien. Berdasarkan pengukuran WHO Quality of Life (WHOQOL), kualitas hidup klien mencapai 88 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 78 persen.

Indeks Kepuasan Penerima Layanan Rehabilitasi juga mengalami peningkatan sebesar 0,59 poin, dari 3,28 pada 2024 menjadi 3,87 pada 2025, masuk dalam kategori Baik. Selain itu, BNN Tulungagung berhasil menerbitkan 405 berkas Surat Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN), melampaui target tahunan sebanyak 250 berkas.

Kolaborasi dan Kinerja Anggaran

Sepanjang 2025, BNN Kabupaten Tulungagung menandatangani 13 dokumen kerja sama dengan berbagai stakeholder, meliputi instansi pemerintah, lembaga pendidikan, sektor swasta, dan pemerintah desa. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam penguatan P4GN secara lintas sektor.

Dari sisi kinerja anggaran, BNN Kabupaten Tulungagung mencatat Capaian Output sebesar 99,99 persen dengan total 15 rincian output, serta berhasil meraih Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) 100 pada setiap triwulan.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa kolaborasi, inovasi, dan konsistensi menjadi kunci utama dalam mewujudkan Tulungagung bersih dari narkoba,” pungkas AKBP Damar Bastiar Amarapit.

Gerakan Perempuan Sarinah Diluncurkan, Sampah di Trenggalek Disulap Jadi Sumber Ekonomi


 1. Peluncuran Program Sarinah

Ketua TP PKK Trenggalek Novita Hardini meluncurkan Program Perempuan Sarinah untuk mengelola sampah organik dan limbah rumah tangga agar lebih tertata dan bernilai ekonomi.

2. Kolaborasi Pengelolaan Sampah

Program Sarinah melengkapi Sangu Sampah dengan pembagian peran jelas: KWT mengolah sampah organik jadi pupuk, PKK mengelola minyak jelantah, dan komunitas Sepeda Keren menangani sampah elektronik.

3. Dampak Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Sampah diolah menjadi pupuk dan pekarangan dimanfaatkan untuk tanam sayur, sehingga membantu pendapatan keluarga, menekan biaya hidup, dan memudahkan petani memperoleh pupuk.

Trenggalek - Upaya Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam menangani persoalan sampah terus diperkuat. Setelah meluncurkan aplikasi Sangu Sampah, kini Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, meluncurkan Program Perempuan Sarinah (Selesaikan Sampah Organik dan Limbah). 

Soft launching digelar di Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Bersama, Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek, Minggu (21/12/2025).

Program Perempuan Sarinah dirancang untuk melengkapi Sangu Sampah yang sebelumnya diluncurkan Bupati Trenggalek. Jika Sangu Sampah menyasar pelajar untuk memilah sampah anorganik yang dikonversi menjadi uang saku, Sarinah fokus pada pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya sampah organik, agar memiliki nilai ekonomi.

Ketua TP PKK Trenggalek, Novita Hardini, mengatakan program Sarinah lahir dari keprihatinan atas dampak lingkungan yang memicu keresahan masyarakat. Menurutnya, persoalan sampah tidak hanya berdampak ekologis, tetapi juga sosial dan ekonomi.

“Dari gerakan ini, sampah tidak lagi menjadi beban, tetapi bisa menjadi sumber penghasilan. Para penggeraknya kami dorong menjadi pengusaha sampah,” ujarnya.

Dalam program Sarinah, pengelolaan sampah dibagi secara jelas agar tidak tumpang tindih. Sampah organik pangan dikelola oleh Kelompok Wanita Tani menjadi pupuk cair dan pupuk padat. Minyak jelantah ditangani oleh PKK, sementara sampah elektronik dikelola oleh komunitas Sepeda Keren yang bekerja sama dengan sektor industri.

Selain pengelolaan sampah, Sarinah juga mendorong pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan keluarga. Novita berharap setiap rumah tangga dapat menanam sayuran sendiri sehingga mengurangi pengeluaran, sekaligus mendukung petani melalui penyediaan pupuk organik. “Petani tidak lagi kesulitan pupuk, dan isu pupuk mahal bisa ditekan,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Imam Nur Hadi, menyampaikan Sarinah menjadi solusi atas tingginya volume sampah organik rumah tangga, termasuk dari dapur usaha kuliner dan industri. Pengolahan dilakukan bersama KWT dengan pendampingan penyuluh pertanian.

“Pupuk organik cair dan padat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, baik di lahan sawah maupun pekarangan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KWT Maju Bersama Desa Karangsoko, Sintowati, mengatakan seluruh anggota KWT diwajibkan memanfaatkan pekarangan untuk menanam berbagai jenis sayuran seperti bayam, kangkung, sawi, bawang merah, dan kenikir. Hasil panen dijual dan menjadi sumber pendapatan bagi anggota.

“Produksi bisa mencapai 200 hingga 300 ikat per hari. Saat puasa dan lebaran, harganya naik dan hasilnya sangat membantu ekonomi keluarga,” ujarnya.

KWT Karangsoko yang beranggotakan 40 orang ini juga mulai mengolah sampah organik menjadi pupuk dari sisa masakan dan limbah pekarangan. Pupuk tersebut dimanfaatkan kembali untuk tanaman, sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan di tingkat desa.

KAI Daop 7 Madiun Catat 85.946 Penumpang Berangkat Selama Nataru

 


- Lonjakan penumpang Nataru. KAI Daop 7 Madiun mencatat 85.946 penumpang berangkat dan 89.726 penumpang tiba selama periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

- Stasiun Madiun paling padat. Stasiun Madiun menjadi stasiun tersibuk dengan jumlah penumpang naik terbanyak 23.440 orang dan penumpang turun 25.366 orang.

- Tiket masih tersedia dan ada diskon. Masih tersedia 7.074 tempat duduk hingga awal Januari 2026, serta promo diskon tiket 30 persen yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

Tulungagung - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan transportasi terbaik kepada masyarakat selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Berdasarkan data hingga Minggu, 21 Desember 2025, selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, jumlah pelanggan yang naik di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun tercatat mencapai 85.946 penumpang.

Adapun stasiun dengan jumlah pelanggan naik terbanyak yakni Stasiun Madiun sebanyak 23.440 penumpang, disusul Stasiun Kediri 12.283 penumpang, Stasiun Jombang 9.219 penumpang, Stasiun Blitar 8.185 penumpang, Stasiun Tulungagung 7.560 penumpang, serta Stasiun Kertosono 6.297 penumpang. Sementara itu, sebanyak 18.962 penumpang lainnya berasal dari Stasiun Caruban, Magetan, Ngawi, Ngunut, Nganjuk, Papar, dan Walikukun.

Untuk penumpang turun atau kedatangan, KAI Daop 7 Madiun mencatat sebanyak 89.726 pelanggan yang telah dan akan turun di stasiun-stasiun wilayah Daop 7. Stasiun Madiun menjadi stasiun dengan kedatangan terbanyak, yakni 25.366 penumpang, disusul Stasiun Kediri sebanyak 12.761 penumpang.

Sementara itu, jumlah pelanggan yang naik pada kereta api keberangkatan dari wilayah Daop 7 Madiun, seperti KA Madiun Jaya, KA Brantas, KA Brantas Tambahan, KA Singasari, KA Kahuripan, dan KA Bangunkarta, tercatat sebanyak 32.666 penumpang atau setara 50 persen dari total kapasitas 65.565 tempat duduk yang disediakan.

Secara kumulatif, tingkat okupansi perjalanan kereta api selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 109 persen, dengan total 71.771 pelanggan telah dilayani.

Khusus keberangkatan hari ini, Minggu (21/12), total pelanggan yang naik dari wilayah Daop 7 Madiun tercatat sebanyak 6.615 penumpang. Rinciannya, Stasiun Madiun 2.120 penumpang, Kediri 780 penumpang, Jombang 765 penumpang, Tulungagung 536 penumpang, Blitar 469 penumpang, Kertosono 429 penumpang, serta Stasiun Caruban, Magetan, Ngawi, Nganjuk, Ngunut, Papar, dan Walikukun sebanyak 1.315 penumpang.

Meski antusiasme masyarakat tinggi, KAI Daop 7 Madiun mencatat masih tersedia 7.074 tempat duduk untuk periode keberangkatan 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Tempat duduk kelas eksekutif masih tersedia di berbagai tanggal, sementara kelas ekonomi masih tersedia pada 26, 30, dan 31 Desember 2025, serta 1 dan 2 Januari 2026.

KAI Daop 7 Madiun mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket agar segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI. Selain itu, pelanggan juga dapat memanfaatkan diskon tiket sebesar 30 persen yang berlaku hingga 10 Januari 2026 untuk keberangkatan mulai 22 Desember 2025 sampai dengan 10 Januari 2026.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa tingginya volume penumpang selama masa Nataru mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api. KAI Daop 7 Madiun, kata dia, berkomitmen memastikan seluruh perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu dengan kesiapan sarana, prasarana, serta petugas yang siaga 24 jam.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait perjalanan dan pelayanan kereta api, dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon 121, WhatsApp 081-122-233-121, email cs@kai.id, atau melalui media sosial @KAI121.


Terekam CCTV, Pelaku Curanmor Ditangkap Lima Jam Usai Beraksi di Boyolangu


- Pelaku curanmor ditangkap kurang dari lima jam setelah mencuri motor di rumah korban EH di Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung.

- Pengungkapan kasus dibantu rekaman CCTV yang merekam jelas wajah dan aksi pelaku, sehingga polisi cepat mengidentifikasi tersangka.

- Pelaku FBA (20) diamankan bersama barang bukti satu unit Yamaha Nmax dan dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman maksimal lima tahun penjara.


Tulungagung - Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, berhasil ditangkap kurang dari lima jam setelah kejadian. Aksi pencurian tersebut terjadi di rumah korban berinisial EH di Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, pada Jumat (19/12/2025) sore.

Kapolsek Boyolangu AKP Retno Pujiarsih menjelaskan, kejadian pencurian diketahui sekitar pukul 16.00 WIB saat sepeda motor milik korban terparkir di depan teras rumah dengan kondisi kunci masih menancap. Pelaku memanfaatkan kelengahan korban dengan mendorong motor keluar gang, lalu menghidupkannya dan membawa kabur kendaraan tersebut.

“Setelah menerima laporan sekitar pukul 17.30 WIB, anggota Unit Reskrim langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta penyelidikan awal,” ujar AKP Retno Pujiarsih.

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan rekaman CCTV yang merekam jelas wajah dan aksi pelaku. Berdasarkan rekaman tersebut, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku berinisial FBA (20), warga Kabupaten Trenggalek yang berdomisili di wilayah Kedungwaru, Tulungagung.

“Pelaku akhirnya berhasil diamankan bersama barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Nmax nomor polisi AG 3308 RBQ milik korban di sebuah warung kopi di Desa Sobontoro, kurang dari lima jam setelah kejadian,” tambahnya.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Boyolangu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Polres Tulungagung Siagakan 302 Personel untuk Operasi Lilin Semeru 2025

 


- 302 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait disiagakan Polres Tulungagung untuk Operasi Lilin Semeru 2025 guna pengamanan Natal dan Tahun Baru.

- Empat fokus pengamanan, meliputi kelancaran ibadah Natal di 106 gereja, pengamanan lalu lintas dan wisata Nataru, stabilitas pangan dan harga, serta antisipasi bencana alam.

- Pantai Selatan Tulungagung dan mobilitas masyarakat selama libur Nataru menjadi prioritas pengamanan karena diprediksi terjadi peningkatan aktivitas.

Tulungagung – Polres Tulungagung menggelar apel pasukan dalam rangka Operasi Lilin Semeru 2025 untuk pengamanan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Operasi ini melibatkan total 302 personel gabungan dari berbagai instansi.

Kapolres Tulungagung AKBP Mohammad Taat Resdi mengatakan, ratusan personel tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya. Seluruh personel Polri akan dilibatkan penuh baik di tingkat polres maupun polsek.

“Pada pelaksanaannya nanti, seluruh personel Polri akan dilibatkan, baik di tingkat polres maupun polsek, untuk pelaksanaan pengamanan,” kata AKBP Taat, Jumat (19/12/2025).

AKBP Taat menjelaskan, terdapat empat sasaran utama dalam Operasi Lilin Semeru 2025 di Kabupaten Tulungagung. Sasaran pertama adalah pengamanan dan kelancaran kegiatan ibadah umat Kristiani selama Natal dan tahun baru.

Menurutnya di Kabupaten Tulungagung tercatat ada 106 gereja yang tersebar di 17 kecamatan. Sementara dua kecamatan, yakni Tanggunggunung dan Sumbergempol, tidak memiliki fasilitas gereja. Seluruh kegiatan ibadah tersebut akan menjadi prioritas pengamanan, termasuk dilakukan sterilisasi sebelum pelaksanaan.

“Kami sudah mendapatkan data kegiatan ibadah dan itu nanti menjadi prioritas untuk keamanan dan kelancaran pelaksanaannya. Sebelumnya juga akan dilakukan sterilisasi,” imbuhnya.

Sasaran kedua adalah keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas). Hal ini karena mobilitas masyarakat diprediksi meningkat selama libur Natal dan tahun baru, baik antar kecamatan maupun antar kabupaten, termasuk menuju destinasi wisata.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kawasan pantai selatan Tulungagung diperkirakan kembali menjadi tujuan favorit masyarakat selama libur panjang, sehingga menjadi fokus pengamanan aparat.

Sasaran ketiga adalah ketersediaan bahan pangan dan stabilitas harga. Menurut AKBP Taat, konsumsi masyarakat cenderung meningkat selama Natal dan tahun baru sehingga perlu pengawasan agar stok tetap aman dan harga terkendali.

Sementara sasaran keempat adalah pengamanan kamtibmas lainnya, termasuk kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam. Pihak kepolisian tetap siaga mengingat curah hujan pada Desember hingga Februari diprediksi berada pada puncaknya.


Bupati Gatut Sunu Copot Sekda Tulungagung

Tulungagung - Pemerintah Kabupaten Tulungagung resmi mencopot Tri Hariadi dari jabatannya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda). 

Dalam pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama yang digelar Kamis (11/12/2025), Tri menjadi satu–satunya pejabat yang tidak hadir. Posisi Sekda saat ini akan diisi oleh Pelaksana Harian (PLH) sambil menunggu proses penetapan pejabat definitif.

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menegaskan bahwa proses mutasi tersebut merupakan hasil evaluasi kinerja dan uji kompetensi yang dilakukan oleh panitia seleksi di Surabaya.

"Hasil tes yang mengetahui adalah tim pansel. Atas dasar itu kita melaksanakan kegiatan hari ini," ujar Gatut. 

Bupati juga menyebut, pelantikan untuk Tri akan dilakukan secara terpisah setelah yang bersangkutan kembali dari agenda kedinasan di Bangkalan, Madura.

Meski begitu, Gatut Sunu menegaskan bahwa pergantian Sekda dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan. Untuk sementara posisi tersebut akan dijalankan oleh PLH sebelum dilakukan mekanisme lelang jabatan untuk Sekda definitif.

"Kita tidak ingin salah menunjuk orang. Lebih baik sedikit mundur tapi hasilnya maksimal," katanya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Tulungagung, Suroto, menjelaskan bahwa penyesuaian jabatan Sekda bukan merupakan demosi. Berdasarkan PP 17/2020, peralihan antar jabatan pimpinan tinggi dilakukan melalui mekanisme mutasi dan uji kompetensi.

"Sekarang tidak ada istilah penurunan eselon. JPT Pratama itu setara, baik yang sebelumnya dikenal sebagai eselon 2A maupun 2B," jelasnya.

Di sisi lain, pelantikan kali ini merupakan bagian dari mutasi dan promosi terhadap 15 pejabat pimpinan tinggi pratama. Terdapat 10 pejabat yang dimutasi dan lima lainnya mendapat promosi dari jabatan administrator. 

Bupati Gatut Sunu menegaskan bahwa seluruh proses berjalan objektif dan bebas praktik jual beli jabatan. "Saya pastikan tidak ada transaksional dan tidak ada jual-beli jabatan," tegasnya dalam pidato pelantikan.

Bupati juga memberikan pesan khusus kepada para pejabat baru agar segera menuntaskan serapan APBD 2026 dan menyiapkan perencanaan RKPD 2027 secara lebih efektif.

"Saya perintahkan jangan bermain-main dengan anggaran. Setiap rupiah harus bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya.