Ganjar Milenial Center Tulungagung Gelar Pekan Olahraga Masyarakat Tradisional

Tulungagung - Ganjar Milenial Center (GMC) Tulungagung menggelar pekan olahraga masyarakat tradisional. Kegiatan diisi dengan aneka olahraga tradisional hingga pemeriksaan kesehatan gratis. 

Pekan olahraga tersebut digelar di wisata Kampung Madu, Desa Pulerejo, Kecamatan Ngantru, Tulungagung, Sabtu (7/5/2023). Ratusan peserta remaja hingga ibu-ibu rumah tangga tampak antusias untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, senam pagi hingga permainan gobak sodor.

Koordinator Ganjar Milenial Center Gusti Febrian, mengatakan kegiatan olahraga tradisional tersebut sengaja digelar sebagai salah satu upaya untuk melestarikan kearifan lokal berupa olahraga maupun aneka permainan. 

"Kami puas dan senang dengan atensi masyarakat di daerah Pulerejo, Kecamatan Ngantru. Tentunya saya ucapkan terima kasih banyak kepada masyarakat sudah bersedia menerima kami untuk berkegiatan," kata Gusti Febrian, melalui siaran persnya yang diterima beritatulungagung.com, Minggu (7/5/2023). 

Menurutnya konsep kegiatan sengaja dibuat menarik, sehingga masyarakat bisa menikmati acara dengan semangat dan gembira. 

Lanjut dia, tak hanya sekedar olahraga, even tersebut juga salah satu upaya GMC Tulungagung untuk mengenalkan sosok Ganjar Pranowo yang bakal maju sebagai Calon Presiden Indonesia 2024 mendatang. 

"Selain mengenalkan Sosok Ayah Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden Republik Indonesia di pemilu tahun 2024, kami juga bisa dekat dengan masyarakat dan berkolaborasi dengan rekan rekan komunitas, dan masyarakat lintas usia," jelasnya. 

Sementara itu pengelola Kampung Madu Suwandi, menyambut baik kegiatan yang digelar GMC Tulungagung tersebut, karena bisa ikut mengenalkan wisata yang ia kelola. Pihaknya berharap kegiatan serupa kembali digelar di Kampung Madu. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada GMC Tulungagung sudah menyelenggarakan kegiatan di Kampung Madu. Dengan kegiatan ini tentunya besar harapan saya, kita bisa berkembang bersama untuk membawa visi yang sama yaitu mengenalkan satu sama lain di masyarakat luar," kata Suwandi. 

Menurutnya, pelestarian aneka olahraga dan permainan tradisional seperti gobak sodor dan betengan menjadi hal yang menarik, apalagi hal tersebut juga menjadi sarana nostalgia masa muda bagi orang tua dan para lanjut usia. 

"Lomba seperti gobak sodor dan betengan yang kembali di mainkan untuk kami menjadi kenangan tersendiri dan bisa mengingat masa kecil dulu. Semoga kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan lagi," imbuhnya. 

Hal senada disampaikan salah seorang warga Pulerejo, Aris. Menurutnya kegiatan GMC tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat. 

"Harapan saya semoga di lain waktu hubungan baik antara kami pemuda desa Pulerejo dan GMC Tulungagung bisa tetap terjaga dengan baik dan bisa mengadakan kegiatan lagi yang dampaknya bisa dirasakan masyarakat terlepas dari bendera politik yang dibawa," ujar Aris. 




Share this

Related Posts

Previous
Next Post »